Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Gubernur Lampung: Percuma SDA Melimpah Kalau Warganya Tidak Makmur

    Gubernur Lampung: Percuma SDA Melimpah Kalau Warganya Tidak Makmur

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    07/11/2025
    in Pemerintahan
    Gubernur Lampung: Percuma SDA Melimpah Kalau Warganya Tidak Makmur

    Gubernur Mirza saat mengukuhkan pengurus MPRD Provinsi Lampung periode 2025–2030. Foto: Adpim

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melontarkan peringatan keras terkait pengelolaan potensi daerah.

    Ia menegaskan bahwa status Lampung sebagai lumbung komoditas pertanian dan perkebunan akan sia-sia jika tidak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan rakyatnya.

    Baca juga : Potensi Hilirisasi Lampung Rp130 Triliun Menganggur, Gubernur Ajak Investor

    Hal tersebut ditekankan Gubernur Mirza saat mengukuhkan pengurus Majelis Pertimbangan Riset Daerah (MPRD) Provinsi Lampung periode 2025–2030 di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, kemarin.

    Dalam arahannya, Mirza menyoroti tantangan besar menuju Indonesia Emas 2045.

    Meski Indonesia diprediksi menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun tersebut, ia mengkhawatirkan posisi masyarakat lokal jika tidak dipersiapkan sejak dini.

    “Ketika Indonesia Emas 2045 nanti tiba, apakah masyarakat Lampung akan ikut makmur? Jangan sampai kita hanya jadi penonton.

    “Ini menjadi tugas kita bersama untuk mempersiapkannya,” ujar Mirza.

    Sebagai Pembina MPRD, Mirza meminta lembaga ini tidak sekadar menghasilkan kajian di atas kertas.

    Ia menuntut adanya hilirisasi riset yang benar-benar aplikatif untuk mendongkrak taraf hidup masyarakat, khususnya di basis ekonomi utama Lampung.

    “Lampung dikenal dengan komoditas pertanian yang berlimpah.

    “Tapi kita tidak ingin kekayaan ini tumbuh tanpa mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” tegasnya.

    Ia mendorong MPRD untuk merumuskan teknologi tepat guna yang sesuai dengan karakteristik lokal.

    Baca juga : Hilirisasi Bangun Lampung Emas

    Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan periset sangat krusial karena merekalah yang paling memahami kondisi riil di lapangan.

    Lebih lanjut, Gubernur Mirza memosisikan MPRD sebagai think tank strategis bagi Pemerintah Provinsi Lampung.

    Di tengah dinamika global yang cepat berubah, ia menegaskan bahwa era pengambilan kebijakan hanya berdasarkan intuisi atau asumsi sudah berakhir.

    “Kebijakan publik harus disusun berdasarkan fakta, bukan asumsi.

    “Kami berharap MPRD terus menyuplai riset dan rekomendasi berbasis data akurat agar kebijakan yang kami ambil tepat sasaran,” imbuhnya.

    Ia memastikan Pemprov Lampung membuka pintu selebar-lebarnya bagi keterlibatan akademisi.

    “Kami tidak bisa jauh dari perguruan tinggi. Saya yakin ketulusan bapak ibu akademisi akan sangat membantu Lampung untuk maju lebih cepat,” pungkas Mirza.

    Sebagai informasi, MPRD Provinsi Lampung periode 2025–2030 ini dinahkodai oleh Prof. Lusmeilia Afriani, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Lampung (Unila).

    Dalam kesempatan tersebut, Prof. Lusi turut menyerahkan buku Bunga Rampai: Majelis Pertimbangan Riset Daerah Provinsi Lampung kepada Gubernur sebagai simbol awal kerja strategis dewan pakar tersebut.

    Baca juga : Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

    Tags: Berita Lampung TerkiniGubernur LampungIndonesia Emas 2045Kebijakan Berbasis DataKesejahteraan Petani LampungMirzaMPRD LampungProf Lusmeilia AfrianiRahmat Mirzani DjausalRiset Daerah
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Bukan Cuma Pita Palsu, Ini Akal Bulus Pengedar Rokok Ilegal di Lampung yang Dibongkar Petugas

    Next Post

    Terimbas Isu Cesium-137, 6 Eksportir Udang Lampung Dikenai Syarat Tambahan

    Related Posts

    Kabut asap buat kualitas udara di Palangka Raya menurun. Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya turun bagikan masker gratis.
    Pemerintahan

    Kabut Asap Masih Menyelimuti Palangka Raya

    25/09/2026
    Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan melantik Uunk bersama pejabat lainnya pada Kamis, 10 September 2026.
    Pemerintahan

    Uunk Din Parunggi Jabat Kepala Biro Humas ATR BPN

    10/09/2026
    Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya perkuat sinergi pelayanan pertanahan sejalan dengan instruksi Menteri ATR/BPN.
    Pemerintahan

    Kantah Kota Palangka Raya Jalankan Instruksi Menteri ATR BPN secara Terukur

    09/09/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • HUT Ke-60 Karang Taruna: PPKT Lampung Dialog dengan Ketum PNKT Budi Djiwandono

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ekspor Komponen Otomotif Melonjak 41 Persen, Indonesia Naik Kelas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • MotoGP Mandalika 2026: Warisan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pelayanan Publik Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • KPBU sebagai Solusi Pembiayaan Infrastruktur Kawasan di Tengah Keterbatasan Fiskal

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved