Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Hilirisasi Edamame Indonesia: Dari Lahan ke Pasar Global

    Hilirisasi Edamame Indonesia: Dari Lahan ke Pasar Global

    Irjen by Irjen
    19/11/2025
    in Ekonomi
    Hilirisasi Edamame Indonesia: Dari Lahan ke Pasar Global

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai langkah hilirisasi pada komoditas edamame di Indonesia telah berjalan pada jalur yang tepat dan strategis.

    Transformasi dari sekadar ekspor bahan mentah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi dinilai mampu menjawab standar ketat pasar internasional.

    Baca juga : Edamame dan Okra: Komoditas yang Diam-diam Meraup Untung dari Pasar Ekspor

    Mahendra menyebut, edamame yang selama ini dikenal sebagai camilan sehat, memiliki potensi ekonomi raksasa jika dikelola dengan teknologi pascapanen yang mumpuni.

    “Hilirisasi edamame ini bukan sekadar bicara soal kirim kacang kedelai muda mentah ke luar negeri.

    “Ada proses rumit dan strategis untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan (food safety),” ujar Mahendra Utama, Rabu, 19 November 2025.

    Menurut Mahendra, kunci keberhasilan komoditas ini menembus pasar global terletak pada penguasaan teknologi pengolahan.

    Ia mencontohkan penggunaan teknologi Individual Quick Freezing (IQF).

    “Begitu dipanen, edamame langsung dibersihkan, direbus dengan teknik khusus untuk menjaga warna, lalu dibekukan lewat IQF.

    “Teknologi itu membekukan kacang secara individual, sehingga tekstur dan rasa tetap terjaga sempurna sampai ke tangan konsumen di luar negeri,” jelasnya.

    Diversifikasi Produk 

    Lebih lanjut, Mahendra menyoroti bahwa hilirisasi juga memicu lahirnya inovasi produk turunan.

    Tidak hanya menjual edamame beku utuh, industri kini mulai merambah ke produk varian siap saji.

    “Sekarang kita lihat ada diversifikasi. Muncul produk minuman sari edamame atau jusme.

    “Lalu ada edamame beku siap masak dengan varian rasa seperti salted dan original dengan merek ritel seperti Hygreen. Ini bukti hilirisasi menciptakan pasar baru,” tegas Mahendra.

    Tembus Pasar Premium

    Mahendra mengungkapkan bahwa implementasi hilirisasi ini bukan sekadar wacana di atas kertas.

    Baca juga : Edamame dan Okra: Primadona Jepang

    Ia mengapresiasi kinerja perusahaan agroindustri nasional, seperti PT Mitratani Dua Tujuh (MDT), yang konsisten menjadi pemain utama ekspor.

    Data menunjukkan, berkat komitmen kualitas, edamame olahan Indonesia telah menembus lebih dari 13 negara.

    Destinasi ekspor mencakup pasar premium yang dikenal memiliki standar karantina ketat, seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, Eropa, hingga Timur Tengah.

    “Pada tahun 2019 saja, volume ekspor tercatat mencapai 6.790,7 ton.

    “PT Mitratani Dua Tujuh menyumbang dominasi sebesar 66,6 persen dari angka tersebut. Ini angka yang signifikan bagi devisa negara,” papar Mahendra.

    Menutup penjelasannya, Mahendra menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan petani.

    Dukungan Kementerian Perindustrian dalam mendorong peningkatan nilai tambah dinilai sangat krusial agar edamame tidak hanya diekspor segar, tetapi terus berkembang menjadi berbagai produk olahan.

    “Hilirisasi edamame adalah contoh nyata bagaimana pertanian kita bisa naik kelas.

    “Dari lahan petani lokal, diolah dengan teknologi, dan berakhir di meja makan masyarakat global,” pungkasnya.

    Baca juga : Ekspor Edamame Indonesia di Tengah Gejolak Global, Peluang dan Strategi 

    Tags: #EdamameIndonesia#EkonomiKreatif#HilirisasiEdamame#MahendraUtama#PanganLokalGoGlobal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Narkoba Jadi Pemicu 70 Persen Perceraian di Lampung

    Next Post

    Dalih Dongkrak Kinerja, Pemkab Lampung Barat Ajukan Proyek 168 Unit Rusun ASN

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved