Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » APH » Tak Lagi Manual, Polhut Lampung Andalkan Data Real Time Jaga Hutan

    Tak Lagi Manual, Polhut Lampung Andalkan Data Real Time Jaga Hutan

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    29/11/2025
    in APH
    Tak Lagi Manual, Polhut Lampung Andalkan Data Real Time Jaga Hutan

    Satuan Polisi Kehutanan (Polhut) se-Provinsi Lampung. Foto: Yopie Pangkey

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung melakukan transformasi signifikan dalam strategi pengamanan kawasan hutan.

    Tidak lagi sekadar mengandalkan patroli konvensional, Satuan Polisi Kehutanan (Polhut) kini dipersenjatai dengan teknologi Smart Patrol untuk memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara real time.

    Baca juga : Usut Suap Hutan Lampung, Giliran Komisaris Inhutani V Dipanggil KPK

    Langkah modernisasi ini diperkenalkan secara masif dalam Apel Siaga Karhutla yang digelar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling, Bandarlampung, Kamis, 27 November 2025 kemarin.

    Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Hutan Dishut Lampung, Zulhaidir, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi menjadi solusi di tengah meningkatnya tekanan terhadap ruang hutan.

    Melalui integrasi aplikasi SMART Mobile dan Avenza Map, pola kerja Polhut berubah menjadi lebih terukur dan berbasis data.

    “Kita tinggalkan cara-cara lama yang hanya mengandalkan insting. Dengan Smart Patrol, deteksi dini titik panas maupun pemetaan kerentanan kawasan bisa dilakukan jauh lebih cepat.

    “keputusan di lapangan kini diambil berdasarkan data akurat, bukan sekadar perkiraan,” tegas Zulhaidir, dikutip pada Sabtu, 29 November 2025.

    Sistem ini memungkinkan petugas di lapangan untuk mendokumentasikan temuan, mulai dari aktivitas ilegal, keberadaan satwa, hingga kondisi vegetasi dan mengirimkannya langsung ke server pusat.

    Hal ini menutup celah keterlambatan informasi yang selama ini kerap menjadi kendala dalam penanggulangan bencana ekologis.

    Meski Lampung bukan provinsi dengan tingkat kerawanan Karhutla tertinggi di Sumatera, Zulhaidir mengingatkan bahwa dampak kebakaran hutan bisa merembet ke sektor ekonomi dan kesehatan secara luas.

    Baca juga : 303000 Hektare Hutan Lampung Lenyap dalam 2 Dekade

    Oleh karena itu, simulasi pemadaman dan manajemen keselamatan personel juga menjadi menu utama dalam apel siaga tersebut.

    Di sisi lain, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menekankan bahwa teknologi canggih hanyalah alat bantu.

    Kunci utamanya tetap berada pada integritas personel dan kemampuan merangkul masyarakat.

    Dalam arahannya, Yanyan meminta jajarannya mengubah paradigma dari sekadar penjaga menjadi penuntun.

    Menurutnya, hutan yang kini makin padat oleh aktivitas manusia tidak bisa lagi dijaga hanya dengan papan larangan.

    “Ketegasan hukum itu kompas untuk menjaga batas, tapi pemberdayaan masyarakat adalah cahaya yang menuntun perubahan.

    “Di titik temu itulah perlindungan hutan menemukan kekuatannya,” ujar Yanyan.

    Ia menekankan bahwa Polhut harus mampu berdiri di tengah masyarakat, mengedukasi mereka untuk menjaga kelestarian tanpa harus mematikan sumber penghidupan warga sekitar hutan.

    Yanyan pun memberikan ultimatum motivasi kepada seluruh personel untuk bekerja taktis tanpa banyak alasan.

    “Jangan menunggu kondisi ideal atau alat lengkap baru mau bergerak, karena hutan tidak bisa menunggu. Kerjakan apa yang bisa dilakukan dengan disiplin terbaik,” pungkasnya.

    Baca juga : Lampung Dikepung Bencana, Gubernur Serukan Hentikan Penebangan Hutan

    Tags: Berita LampungDishut LampungKarhutlaKebakaran HutanKonservasi AlamPolhut LampungSmart PatrolTahura Wan Abdul RachmanTeknologi HutanYanyan RuchyansyahZulhaidir
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Doa untuk Tanah Rencong dan Serambi Melayu, Karya: Mahendra Utama 

    Next Post

    Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025: Dukung Hak Disabilitas

    Related Posts

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat
    APH

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat

    05/02/2026
    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD
    APH

    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD

    26/01/2026
    Pusaran Kuasa dan Tanah di Waykanan: Membaca Kasus Raden Adipati Surya Melalui Lensa Patronase
    APH

    Pusaran Kuasa dan Tanah di Waykanan: Membaca Kasus Raden Adipati Surya Melalui Lensa Patronase

    22/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengenal PT Lampung Energi Berjaya: Profil, Misi, dan Pemimpin Visioner

      Mengenal PT Lampung Energi Berjaya: Profil, Misi, dan Pemimpin Visioner

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Cara Memulai Gaya Hidup Sehat untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Praktis

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Deteksi Dini Kesehatan Gigi Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Rekomendasi Destinasi Agrowisata Lampung Barat: Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved