Lappung – Dua warga asal Anak Tuha ditangkap polisi karena Curanmor dan penangkapan ini diumumkan pada 7 Juni 2022 oleh Polsek Bukti Kemuning.
Kepala Polsek Bukit Kemuning, Kompol Muhidin mengatakan kalau penangkapan kepada dua orang berinisial AB dan FR tersebut didasarkan pada laporan korban.
Baca Juga : Modus Jual Jengkol Warga Asal Padang Pariaman Ditangkap Polres Lampung Utara
AB dan FR diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korbannya menggunakan senjata tajam dan berbekal senjata api.
AB dan FR persisnya merupakan warga Desa Aji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut Kompol Muhidin, keduanya terpaksa dilumpuhkan menggunakan senjata api karena disebut melakukan perlawanan aktif terhadap anggota kepolisian saat hendak menangkap keduanya.
”Mengetahui kedatangan petugas, seketika pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api mengeluarkan beberapa kali tembakan ke atas. Hal itu sangat membahayakan petugas. Tetapi petugas sempat memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan,” tutur dia.
”Akhirnya para terduga pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dan berhasil menangkap pelaku berinisial AB. Sedangkan FR masih sempat melarikan diri saat itu,” katanya.
Muhidin mengatakan kalau FR saat penangkapan berlangsung pun mengalami luka tembakan dari petugas. Tak lama melarikan diri, sambungnya, FR berhasil diamankan dan segera diberikan pengobatan ke rumah sakit.
”Tak berselang waktu lama, kita kembali berhasil menangkap FR yang juga mengalami luka tembak dan lansung kita bawa ke Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi untuk mendapatkan pengobatan,” katanya lagi.
Baca Juga : Buronan Kasus Pembunuhan Ditangkap Polres Lampung Utara
Berdasar penyelidikan awal, AB dan FR ini merupakan komplotan yang berjumlah 4 orang. Sehingganya, Polsek Bukti Kemuning selanjutnya akan melakukan pendalaman tentang 2 orang lainnya yang kerap beraksi bersama-sama.
“Untuk dua orang pelaku lainya melarikan diri dan masih dilakukan penyelidikan. Barang bukti yang kita sita itu ada 2 unit sepeda motor milik korban, satu unit sepeda motor merek Honda Kharisma warna hitam, satu unit motor merek Honda Beat warna putih,” beber Muhidin.





Lappung Media Network