Lappung – PKL di Lampung Fair 2022 akhirnya ditertibkan, lantaran telah banyak menjadi keluhan para pedagang di Cluster Kuliner selama gelaran berlangsung.
Baca Juga: Lampung Fair Got Talent 2022 Segera Digelar
Hal itu dijelaskan oleh Mico Periyandho selaku Divisi Komunikasi Publik Apindo untuk Lampung Fair selaku penyelenggara. Dimana pihaknya dan Event Organizer terpaksa melakukan penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima, usai adanya banyak keluhan.
“Tindakan awal sudah kita lakukan dengan teguran, namun tidak diindahkan. Sehingga dilakukan penertiban dengan mematikan aliran listrik dan memindahkan PKL ke lokasi relokasi,” jelas Mico.
Ia melanjutkan bahwa relokasi PKL kali ini, meski menjadi masalah yang dikeluhkan oleh para penyewa, penertiban tetap dilaksanakan secara humanis, dan tentunya melibatkan para Personel Pol PP dengan turut dibantu TNI dan Polri.
Baca Juga: Lomba Burung Kicau Warnai Gelaran Lampung Fair 2022
“Ini sebagai bentuk tindak lanjut keluhan dari penyewa stan kuliner. Dan ini menjadi bukti bahwa bukan Apindo dan EO yang memasukkan PKL ke lokasi Lampung Fair. Saya pastikan sampai detik ini penyelenggara Lampung Fair belum pernah mengambil serupiah pun dari PKL ini,” lanjutnya.
Mico membeberkan, bahwa dalam hal ini pihaknya turut mendapat keluhan bukan hanya dari pedagang. Dimana pengunjung juga banyak mengadukan banyaknya sampah berserakan dan biaya parkir yang tak masuk akal.
Namun dalam hal ini ia menjelaskan, pada pelaksanaan Lampung Fair 2022 ini, pihaknya telah menyediakan kantung sampah di setiap sudut lokasi, serta selalu melakukan pembersihan usai lokasi di tutup pada malam hari.
Baca Juga: Hijau Daun Meriahkan Hari ke-2 Lampung Fair 2022
Sedang terhadap biaya parkir, ia menegaskan seluruh tarif di dalam area PKOR Way Halim sudah ditentukan tak melebihi batas. Namun dirinya mengakui tak mampu mengendalikan parkir-parkir liar yang berada di luar lokasi gelaran pesta rakyat tersebut.
“Tiap pagi bisa dipastikan lokasi Lampung Fair sudah bersih semua. Karena begitu Lampung Fair tutup, petugas sampah bekerja sampai subuh. Terkait tarif parkir kami sudah menentukan Rp5 ribu untuk roda dua, dan Rp10 ribu untuk roda empat, namun diluar kawasan PKOR itu bukan kewenangan kami. Kami hanya bisa menghimbau agar penyedia jasa parkir tersebut menerapkan tarif sama. Tapi sekali lagi kami hanya bisa mengimbau,” imbuhnya.
Sejauh ini, Apindo dan EO selaku pihak penyelenggara Lampung Fair 2022 selalu berusaha bergerak cepat untuk menanggapi berbagai keluhan dari pengunjung dan penyewa.
Baca Juga: Sukseskan Lampung Fair 2022 Digemakan
Termasuk terhadap keamanan, yang selalu dilaksanakan pemeriksaa barang bawaan pengunjung pada saat waktu-waktu rawan, demi turut menjaga kenyamanan jalannya perhelatan Lampung Fair 2022.
“Lampung Fair 2022 ini semangatnya adalah semangat kebangkitan bersama dari keterpurukan akibat pandemi covid 19. Sehingga apapun keluhan yang muncul dan mengganggu langsung ditindaklanjuti demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tutup Mico.





Lappung Media Network