Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Modus » Kemana Saja Aliran Uang, Skandal Uang Suap Jadi Mahasiswa Unila Terungkap Disidang Korupsi

    Kemana Saja Aliran Uang, Skandal Uang Suap Jadi Mahasiswa Unila Terungkap Disidang Korupsi

    Editor by Editor
    14/12/2022
    in Modus
    Skandal Uang Suap Jadi Mahasiswa

    Kemana Saja Aliran Uang, Skandal Uang Suap Jadi Mahasiswa Unila Terungkap Disidang Korupsi. Foto Riki

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kemana saja aliran uang, skandal uang suap jadi mahasiswa Unila terungkap disidang korupsi dengan saksi M Basri pada kesaksian atas terdakwa Andi Desfiandi.

    Baca Juga : Respons Keluarga Andi Desfiandi Atas Status Tersangka Korupsi Rektor Unila

    Saksi M Basri dalam keterangan dihadapan majelis hakim Tipikor Tanjung Karang menyebutkan uang tersebut seluruhnya diserahkan kepada Wakil Rektor I Unila, Prof Heryandi.

    Baca Juga : Wiwik Yuliana Bersama 2 Rekannya Terjerat Dugaan Korupsi P3-TGAI

    Dalam pengakuan saksi M Basri, dia hanya sebatas memberi nama dan menerima uang dari pihak-pihak keluarga mahasiswa yang telah lulus masuk Unila.

    “Bukan, saya serahkan semua ke beliau (Prof Heryandi) baru saya dikasih Rp150 juta, kemudian Helmy dikasih Rp250 juta dan ada tambahan dari Wayan itu Pak Heryandi Rp100 juta yang Rp80 juta dari Fajar saya kasih ke Pak Helmy Rp80 juta. Jadi Pak Helmy dapat Rp330 juta, karena dia tidak pernah diberi oleh Pak Rektor,” kata M Basri, Rabu (14/12/2022).

    Selain itu saksi M Basri yang juga Ketua Senat Unila nonaktif membeberkan fakta bahwa penerimaan mahasiswa (PMB) jalur mandiri 2022 ada 2 ‘pintu’ agar bisa diterima.

    Baca Juga : Diduga Korupsi 2 Staf RSUD Sukadana Dituntut Penjara

    Dua ‘pintu’ yang dimaksud oleh saksi M Basri tersebut adalah langsung melalui Rektor Unila Prof Karomani dan tim, kemudian bisa lewat Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Prof Heryandi.

    Baca Juga : Oknum Kakam Gedung Ratu Divonis Korupsi

    “Pertama lewat jalur Prof Karomani berserta tim-timnya, nah yang anda buka melalui jalur Wakil Rektor I, benar ya?,” tanya Hakim Tipikor, Charles Kholidy kepada M Basri.

    “Iya saya melalui Pak WR I (Wakil Rektor Prof Heryandi),” jawab saksi Basri.

    Via: Rahmat Rusdiansyah
    Tags: Berita Bandar Lampung Hari IniKasus Korupsi di LampungPN TanjungkarangSidang Korupsi di LampungUnila
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Membawa Narkoba, Warga Tiyuh Karta Harja Tulang Bawang Udik Ditangkap Polisi

    Next Post

    Ketua DPC PPP Lampung Selatan Yandi Efendi Ditetapkan Tersangka

    Related Posts

    Niat Hati Menikah, 2 Guru PPPK di Lampung Malah Kompak Masuk Penjara Gara-gara Sabu
    Modus

    Niat Hati Menikah, 2 Guru PPPK di Lampung Malah Kompak Masuk Penjara Gara-gara Sabu

    28/01/2026
    23 TKP Terbongkar! Polisi Bekuk Eksekutor Curanmor Bandarlampung
    Modus

    23 TKP Terbongkar! Polisi Bekuk Eksekutor Curanmor Bandarlampung

    26/01/2026
    Kabel PLN Sepanjang 24 KM Raib Digergaji, 3 Pria di Waykanan Bikin Negara Rugi Rp1,1 Miliar
    Modus

    Kabel PLN Sepanjang 24 KM Raib Digergaji, 3 Pria di Waykanan Bikin Negara Rugi Rp1,1 Miliar

    22/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved