Lappung – Adinda Risky Chikita, peduli itu aksi bukan hanya simpati.
Pelayanan kesehatan prima dan layanan bantuan hukum adalah 2 aspek yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Baca juga : Profil Lengkap Ratih Puspa Sari, Caleg Gerindra DPRD Pesawaran
Hal ini menjadi perhatian serius bagi Adinda Risky Chikita, seorang calon legislatif (caleg) yang mencalonkan diri untuk DPRD Kota Bandarlampung.
Caleg dari partai Gerindra wilayah Dapil 1 Teluk Betung ini, telah menunjukkan komitmen kuatnya dalam memastikan kesehatan dan hukum menjadi prioritas utama dalam perjalanan politiknya.
Adinda Risky Chikita, seorang perempuan muda berjiwa sosial yang luar biasa, telah lama dikenal di Kota Bandarlampung sebagai seorang aktivis kesehatan dan bantuan hukum.
Dalam beberapa tahun terakhir, Wakil Bendahara DPC Partai Gerindra Bandarlampung ini.
Yang juga menjabat sebagai bendahara Bappilu Kota Bandarlampung partai Gerindra, telah mengabdikan dirinya untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang kompleks.
Hingga melibatkan dirinya dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang dapat sama-sama kita akses pada laman akun instagramnya @adindarisky.official.
Salah satu gagasan gemilangnya adalah pembentukan Yayasan Sosial bernama Adinda Peduli Medika Indonesia (APDI) Kota Bandarlampung.
APDI ini akan aktif dalam memberikan bantuan medis kepada warga yang kurang mampu sampai mengorganisir kampanye kesehatan prima.
Yakni dengan menghadirkan Dokter Visit (dokter datang ke rumah) kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan memberikan bantuan hukum secara gratis ke depannya.
Yayasan APDI ini, akan menjadi garda terdepan dalam mempromosikan pelayanan kesehatan yang prima dan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu di Kota Bandarlampung.
Namun, Adinda Risky Chikita tidak hanya ingin berperan sebagai aktivis.
Dia percaya bahwa untuk mencapai perubahan yang berarti, harus ada kehadiran sosok yang kuat di dalam dewan legislatif.
Oleh karena itu, dia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD Kota Bandarlampung.
Dengan menjadi anggota legislatif nantinya, Adinda akan menggunakan fungsi legislasinya untuk mendorong memperjuangkan program kerja.
Program kerja itu bakal menjadi suatu peraturan perundang undangan, sehingga memiliki legal standing yang dapat diaplikasikan secara luas.
Pada saat diwawancarai Lappung.com, Adinda terlihat sekali sangat optimis memperjuangkan visi dan misinya terkait pendidikan, kesehatan dan bantuan hukum ini.
Salah satu prioritas utamanya adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk seluruh warga Kota Bandarlampung,
ia memberikan contoh nyata bahwa saat ini pelayanan kesehatan prima hanya dimiliki secara terbatas untuk orang orang yang memiliki keuangan yang terbilang mapan.
Bayangkan, Dokter Visit (dokter datang ke rumah) menjadi keniscayaan bagi orang yang kurang mampu.
Tapi, Adinda bertekad mewujud nyatakan menjadi milik semua warga masyarakat, bahkan saat ini sudah dilakukan Adinda dan dirasakan oleh masyarakat Teluk dan sekitarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa kesehatan adalah hak dasar warga negara, yang harus dapat dimiliki siapapun, termasuk bentuk layanan visit dokter yang dijelaskan Adinda secara gamblang.
Selain itu, Adinda juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
Dia berjanji akan menjadi corong rakyat di dalam dewan jika mendapatkan amanah pada tanggal 14 Februari 2024 nanti.
Baca juga : Yunika Indahayati: Kesetaraan Gender Harga Mati
Adinda ingin memastikan bahwa dana publik digunakan dengan efisien dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Upaya Adinda Risky Chikita pun telah mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan pemimpin lokal.





Lappung Media Network