Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Adu Siap Tim Promosi di Super League: Bhayangkara Presisi Lampung FC Jor-joran, PSIM dan Persijap? 

    Adu Siap Tim Promosi di Super League: Bhayangkara Presisi Lampung FC Jor-joran, PSIM dan Persijap? 

    by Irzon Dwi Darma
    03/08/2025
    in Gaya Hidup
    Adu Siap Tim Promosi di Super League: Bhayangkara Presisi Lampung FC Jor-joran, PSIM dan Persijap? 

    Bhayangkara Presisi Lampung FC. Foto: Arsip Bhayangkara FC

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – 3 tim promosi, Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, dan Persijap Jepara, siap mengarungi kerasnya persaingan Super League 2025/2026 yang akan dimulai pada 8 Agustus mendatang.

    Namun, ketiganya datang dengan bekal, strategi, dan target yang sangat berbeda.

    Baca juga : Diresmikan Kapolri, Bhayangkara Presisi Lampung FC Siap Guncang Super League

    Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi yang paling disorot dengan persiapan mewah dan ambisi besar untuk kembali ke papan atas.

    Sementara itu, PSIM Yogyakarta menunjukkan keseriusan dengan membangun skuad solid setelah 18 tahun absen.

    Di sisi lain, Persijap Jepara memilih langkah realistis dengan target utama bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

    Laga pembuka akhir pekan ini akan menjadi panggung pembuktian pertama bagi mereka.

    Bhayangkara FC

    Sebagai tim yang paling familiar dengan atmosfer kasta tertinggi setelah baru terdegradasi musim lalu, Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak mau membuang waktu.

    Manajemen melakukan perombakan besar-besaran untuk memastikan mereka tidak hanya kembali, tetapi juga langsung bersaing.

    Baca juga : Semangat Baru: Mahendra Utama Titip Harapan pada Bhayangkara Presisi Lampung FC

    Tak tanggung-tanggung, The Guardians merekrut 10 pemain asing berkualitas, termasuk nama-nama seperti Slavko Damjanovic, Moises Gaucho, dan Stjepan Plazonja.

    Skuad mereka semakin mentereng dengan kehadiran pemain lokal berlabel Timnas Indonesia seperti Muhammad Ferarri, Firza Andika, dan Frengky Missa.

    Mereka akan berkolaborasi dengan pilar lama yang sarat pengalaman seperti Awan Setho dan Dendy Sulistyawan di bawah arahan pelatih Paul Munster.

    Kesiapan infrastruktur dengan lolosnya verifikasi Stadion Sumpah Pemuda di Kota Bandarlampung, Lampung semakin menegaskan ambisi mereka.

    “Target kami tidak muluk-muluk, setidaknya finis di 5 besar. Kalau bisa 3 besar, itu bonus,” tegas COO Bhayangkara, Sumardji, dikutip pada Minggu, 3 Agustus 2025.

    PSIM Yogyakarta

    Setelah 18 tahun penantian, PSIM Yogyakarta akhirnya kembali ke level teratas.

    Laskar Mataram menunjukkan ambisi untuk tidak sekadar bertahan.

    Baca juga : Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ekonomi, dan Identitas Daerah

    Meski tidak seglamor Bhayangkara, keseriusan mereka terlihat dari pergerakan di bursa transfer.

    Nama-nama berpengalaman seperti Andy Setyo, Reva Adi Utama, hingga playmaker asing berkualitas Ze Valente dan Ezequiel Vidal berhasil didatangkan.

    Kombinasi ini dilengkapi oleh talenta muda potensial seperti kiper Cahya Supriadi.

    Untuk menakhodai tim, PSIM mempercayakannya pada Jean-Paul van Gastel, pelatih asal Belanda dengan rekam jejak mentereng sebagai asisten pelatih di Feyenoord dan Besiktas.

    Meski begitu, van Gastel tetap rendah hati.

    “Yang terpenting adalah mereka (para pemain) semakin bugar dan memperbaiki cara bermain. Hingga selanjutnya skema permainan makin jelas dan baik,” ujarnya.

    Persijap Jepara

    Berbeda 180 derajat, Persijap Jepara memilih jalur yang lebih membumi.

    Setelah 11 tahun absen, Laskar Kalinyamat sadar betul peta kekuatan Super League.

    Manajemen tidak melakukan gebrakan besar dan lebih fokus membangun tim yang solid untuk misi utama: bertahan.

    Skuad mereka diisi oleh segelintir pemain berpengalaman seperti Wahyudi Hamisi dan David Laly.

    Mayoritas pemain asing yang didatangkan pun merupakan debutan di kasta tertinggi, dengan hanya Sudi Abdallah yang pernah merasakan atmosfer Liga 1 musim lalu.

    Hasil imbang 0-0 dalam dua laga uji coba menunjukkan tim masih perlu banyak berbenah, terutama di lini serang.

    Manajer Operasional Persijap, Egat Sacawijaya, pun menegaskan target realistis timnya.

    “Kami tidak muluk-muluk, konsisten dulu bertahan di Liga 1. Itu sudah cukup untuk kami. Dari situ, kami bisa melihat apa yang harus dibenahi untuk menjadi lebih baik ke depannya,” kata Egat.

    Ujian Perdana

    Ketiga tim promosi akan langsung menghadapi ujian berat pada laga pembuka Super League, Jumat, 8 Agustus 2025:

    • Borneo FC Samarinda vs Bhayangkara Presisi Lampung FC (15.30 WIB)
    • Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta (19.00 WIB)
    • PSM Makassar vs Persijap Jepara (19.00 WIB)

    Hasil di pekan pertama ini akan memberi gambaran awal tentang siapa di antara ketiganya yang paling siap menjawab tantangan kerasnya persaingan Super League.

    Baca juga : Borong Pemain, Bhayangkara Presisi Lampung FC Pamer Kekuatan dengan 11 Legiun Asing

    Tags: Bhayangkara FCBhayangkara Presisi Lampung FCBursa TransferJadwal Super LeagueLampungLiga IndonesiaPersijap JeparaPSIM YogyakartaSuper LeagueSuper League 2025-2026Tim Promosi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Daya Beli Petani Lampung Melemah, NTP Juli 2025 Turun 2,46 Persen

    Next Post

    Bidik Pasar Global, Mitratani Dua Tujuh Unjuk Gigi di Specialty Indonesia 2025

    Related Posts

    Gaya Hidup

    5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

    09/06/2026
    Gaya Hidup

    John Herdman Patahkan Kutukan 38 Tahun

    06/06/2026
    Gaya Hidup

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

    30/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Batik Lampung: Keindahan Motif Tradisional yang Menjadi Tren Fashion Modern

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ruang UMKM Lampung: Geliat Kolaborasi, Ekspor, dan Pemberdayaan ala Robby Herdian

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Munas HIPMI XVIII Lampung: Sinergi Ekonomi di Gerbang Sumatera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version