“Sehingga objek wisata dalam kawasan hutan tetap terjaga kelestariannya, tidak tergerus oleh kepentingan ekonomi dan konten semata,” jelas dia.
Arinal buka Festival Wisata Hutan Lampung
Sementara, Gubernur Arinal Djunaidi, menyampaikan bahwa pembangunan kehutanan adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan Provinsi Lampung.
Baca juga : Arinal Ganti 386 Pejabat Fungsional Pemprov Lampung
Ia menyebut, hutan harus memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.
Hutan juga, kata Arinal, harus dapat bermanfaat untuk pembangunan, baik secara langsung dari hasil hutan seperti kayu dan non kayu.
“Maupun manfaat tidak langsung melalui pemanfaatan jasa lingkungan, antara lain penyediaan sumber air bersih, irigasi, udara bersih, wisata alam dan lain-lain,” ujarnya.
Dia juga menegaskan 3 hal penting dalam pengelolaan hutan.
Antara lain; pengelolaan kawasan hutan harus memenuhi aspek sosial.
Lalu, pengelolaan hutan sebagai sektor hulu sangat mempengaruhi sektor-sektor lain di tengah maupun di hilir.
Dan hutan memiliki manfaat global seperti meningkatkan penyerapan emisi karbon, menghasilkan oksigen dan lain-lain.
FWHL sebagai bagian dari agenda Festival Krakatau 2023, diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dengan inovasi-inovasi yang terus berkembang.
“Tetap ingat untuk menjaga hutan sesuai dengan fungsinya,” harap dia.
Arinal melanjutkan, selain menyajikan keindahan alam, hendaknya promosikan produk-produk UMKM berbasis hasil hutan dan budaya di sekitarnya.
“Hal ini agar kearifan lokal dapat dikenal secara luas,” tandas Arinal.
Baca juga : WSL Krui Pro 2023 Resmi Dibuka, Arinal: Lampung Lebih Bagus dari Bali





Lappung Media Network