Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas, Presiden dan Gubernur Lampung Sepakati Solusi Fisik

    Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas, Presiden dan Gubernur Lampung Sepakati Solusi Fisik

    Irjen by Irjen
    21/01/2026
    in Pemerintahan
    Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas, Presiden dan Gubernur Lampung Sepakati Solusi Fisik

    Ilustrasi pembangunan infrastruktur pembatas permanen di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sebagai solusi strategis mengatasi konflik gajah dan manusia. Foto: Arsip Lappung/I/DBS

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan lampu hijau untuk percepatan pembangunan infrastruktur pembatas permanen di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

    Langkah taktis ini disepakati sebagai solusi jangka panjang guna mengakhiri konflik menahun antara kawanan gajah liar dan masyarakat di sekitar kawasan konservasi tersebut.

    Baca juga : Way Kambas Tutup! Dampak Konflik Gajah vs Manusia Kian Runcing

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengungkapkan bahwa Kepala Negara menaruh atensi khusus terhadap friksi yang kerap terjadi di wilayah perbatasan hutan dan permukiman.

    Menurutnya, Presiden memandang persoalan tersebut bukan hanya isu konservasi, melainkan masalah kemanusiaan yang mendesak.

    “Presiden Prabowo sangat prihatin dan merasakan kesulitan yang dialami masyarakat.

    “Beliau berkomitmen penuh mendukung penyediaan sumber daya untuk membangun batas permanen yang kokoh antara TN Way Kambas dan lahan warga,” ujar Gubernur yang akrab disapa Mirza ini, Rabu, 21 Januari 2026.

    Barrier Permanen

    Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah memasukkan pembangunan pembatas fisik ini dalam agenda prioritas sejak 2025.

    Mirza menegaskan, pendekatan yang diambil harus adil, melindungi keselamatan warga sekaligus menjaga gajah Sumatera agar tetap berada di habitat alaminya tanpa terganggu aktivitas manusia.

    Senada dengan arahan tersebut, Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, menjelaskan bahwa strategi mitigasi kini beralih ke pola terpadu.

    Penanganan konflik tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.

    Rencananya, penguatan infrastruktur pengamanan kawasan akan meliputi pembangunan tanggul, kanal (parit gajah), pagar pengaman, hingga tembok penahan tanah (retaining wall) di sepanjang batas alam sungai.

    “Infrastruktur dirancang sebagai barrier fisik yang efektif untuk mengendalikan pergerakan satwa liar, sehingga potensi gajah masuk ke kebun atau permukiman bisa diredam seminimal mungkin,” jelas Zaidi.

    Baca juga : Cegah Gajah Keluar Hutan, TNWK Bangun Tanggul dan Pagar Sepanjang Puluhan Kilometer

    Padukan Beton dan Ekologi

    Meski solusi fisik menjadi prioritas, aspek ekologis tidak ditinggalkan.

    Balai TNWK memastikan pembangunan tembok pembatas berjalan beriringan dengan pemulihan ekosistem di dalam hutan.

    Tercatat sepanjang periode 2021 hingga 2024, rehabilitasi kawasan telah dilakukan pada area seluas 1.286,84 hektare.

    Upaya ini krusial untuk memastikan ketersediaan pakan alami dan ruang jelajah yang cukup bagi gajah, sehingga satwa tersebut tidak memiliki alasan untuk keluar kawasan.

    Selain itu, langkah taktis di lapangan terus diperkuat melalui pemasangan GPS collar pada gajah liar untuk memantau pergerakan, patroli rutin, serta pelibatan gajah jinak dan tim gabungan TNI-Polri bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP).

    Gubernur Mirza menilai, dukungan langsung dari Presiden Prabowo menjadi momentum krusial bagi Lampung.

    “Ini langkah besar yang menunjukkan negara hadir.

    “Pemerintah mendengar keluhan masyarakat dan menjawabnya dengan solusi yang tidak hanya tegas, tapi juga berkelanjutan bagi kelestarian alam,” pungkasnya.

    Baca juga : Seekor Gajah Jinak di Way Kambas Lampung Dilaporkan Mati

    Tags: Berita Lampung Hari IniGajah SumateraGubernur LampungKonflik Gajah ManusiaLampungPembatas PermanenPrabowo SubiantoRahmat Mirzani DjausalSolusi Konflik SatwaTN Way KambasTNWKWay Kambas
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Tunggu Hitungan Final Inspektorat, Tunda Bayar Pemprov Lampung Cair Februari

    Next Post

    31 Pejabat Baru Dilantik, Pemprov Lampung Fokus Penataan Birokrasi

    Related Posts

    Hari Kesaktian Pancasila, Kantor Pertanahan Banyuasin Teguhkan Nilai Pengabdian
    Pemerintahan

    Hari Kesaktian Pancasila, Kantor Pertanahan Banyuasin Teguhkan Nilai Pengabdian

    01/10/2026
    Kabut asap buat kualitas udara di Palangka Raya menurun. Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya turun bagikan masker gratis.
    Pemerintahan

    Kabut Asap Masih Menyelimuti Palangka Raya

    25/09/2026
    Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan melantik Uunk bersama pejabat lainnya pada Kamis, 10 September 2026.
    Pemerintahan

    Uunk Din Parunggi Jabat Kepala Biro Humas ATR BPN

    10/09/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • KPH Pesawaran Sukses Kelola Kemiri, Iskandar Buktikan Kolaborasi Pentahelix

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kolaborasi Kemiri NTB Jadi Model, Lampung BISA Siapkan KPH Pesawaran

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kawasan Industri Batang Ubah Lahan Produksi Jadi Arena Sport Tourism

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jalan Pertanian Lampung: Ketika Beton Mengubah Nasib Petani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • MotoGP Mandalika 2026: Warisan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved