Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Metropolitan » Badai Politik di Tengah September: Ketika Dunia Berguncang Bersamaan

    Badai Politik di Tengah September: Ketika Dunia Berguncang Bersamaan

    Irjen by Irjen
    09/09/2025
    in Metropolitan
    Badai Politik di Tengah September: Ketika Dunia Berguncang Bersamaan

    Aktivis Reformasi 1998 dan Pemerhati Politik, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – 3 pekan memasuki September 2025 menjadi periode penuh gejolak di panggung politik global.

    Aktivis Reformasi 1998 sekaligus pemerhati politik, Mahendra Utama, menyoroti serangkaian krisis yang terjadi serentak dari Tokyo, Paris, hingga Kathmandu, yang disebutnya sebagai guncangan beruntun yang menandai era baru ketidakpastian.

    Baca juga : Penonaktifan Anggota DPR: Antara Respons Cepat dan Ujian Akuntabilitas

    Menurut Mahendra, berbagai peristiwa ini bukanlah insiden yang terisolasi, melainkan manifestasi dari krisis legitimasi politik yang lebih dalam di era pasca pandemi.

    “Kita sedang menyaksikan bagaimana institusi politik tradisional di berbagai negara diuji kemampuannya untuk beradaptasi dengan realitas baru.

    “Masyarakat yang semakin kritis, ekonomi yang tidak stabil, dan geopolitik yang kian kompleks,” ujar Mahendra dalam analisisnya, Selasa, 9 September 2025.

    Guncangan dari Asia hingga Eropa

    Mahendra mengawali analisisnya dengan situasi di Jepang.

    Pengunduran diri Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang belum genap setahun menjabat, menjadi penanda pertama dari gelombang ini.

    “Yang menarik dari kasus Ishiba adalah timing-nya.

    “Ia mundur setelah negosiasi tarif dengan Amerika Serikat mencapai tonggak penting.

    “Ini adalah langkah politik yang menunjukkan bahwa bahkan dalam kejatuhan, seorang pemimpin masih bisa menentukan momen keluar yang bermartabat,” jelasnya.

    Dampaknya, pelemahan Yen dan ketidakpastian kebijakan Bank of Japan langsung menciptakan kegugupan di pasar Asia, membuktikan betapa eratnya hubungan stabilitas politik dengan kepercayaan ekonomi.

    Baca juga : Gerak Cepat Prabowo Subianto dan Jalan Lapang Reformasi 2025

    Bergeser ke Eropa, Prancis kembali terperosok dalam krisis kepemimpinan dengan pencarian perdana menteri kelima dalam 3 tahun terakhir.

    Menurut Mahendra, ini adalah gejala fragmentasi politik yang mendalam.

    Sinyal bahaya kian nyata ketika imbal hasil obligasi pemerintah Prancis tenor 30 tahun mencapai level tertinggi sejak krisis finansial 2009.

    Di belahan bumi lain, drama paling tragis terjadi di Nepal.

    Bentrokan antara demonstran yang menentang larangan media sosial dengan aparat keamanan menewaskan sedikitnya 10 orang.

    “Ini adalah paradoks demokrasi digital. Ketika pemerintah mencoba mengontrol ruang digital, perlawanan justru tumpah ke jalanan fisik. Larangan berujung pertumpahan darah,” tegas Mahendra.

    Pelajaran di Tengah Ketidakpastian Global

    Mahendra Utama menarik beberapa benang merah dari rentetan peristiwa tersebut.

    Pertama, stabilitas politik bahkan di negara-negara demokrasi mapan tidak lagi bisa dianggap sebagai hal yang pasti.

    Kedua, koneksi antara politik domestik dan ekonomi global semakin erat dan dampaknya terasa instan.

    Ketiga, media sosial telah menjadi arena politik baru yang tidak bisa diabaikan.

    Upaya untuk mengendalikannya justru bisa memicu eskalasi konflik yang lebih besar.

    Sebagai penutup, Mahendra mengingatkan bahwa Indonesia, yang saat ini relatif stabil, harus menjadikan gejolak global ini sebagai pelajaran berharga.

    “September 2025 akan diingat sebagai bulan ketika banyak kepastian politik mulai runtuh bersamaan.

    “Bagi Indonesia, ini adalah momentum untuk belajar dari kekacauan di tempat lain.

    “Dunia sedang berubah cepat, pertanyaannya bukan lagi apakah kita akan terdampak, tetapi seberapa siap kita menghadapinya,” pungkasnya.

    Baca juga : NasDem Menunjukkan Jalan, Partai Lain Harus Menyusul

    Tags: Analisis PolitikBadai PolitikDemo NepalEkonomi GlobalGeopolitikKrisis JepangKrisis Politik GlobalKrisis PrancisMahendra UtamaPolitik InternasionalPolitik Pasca-PandemiShigeru IshibaStabilitas Politik
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Cetak Sertifikat Elektronik Kini Lebih Mudah di Anjungan Mandiri

    Next Post

    Dosa Masa Lalu Jangan Terulang, PJS Tagih Komitmen Menteri Haji yang Baru

    Related Posts

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar
    Metropolitan

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar

    09/02/2026
    "Gentengisasi" Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?
    Metropolitan

    “Gentengisasi” Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?

    05/02/2026
    Fahri Hamzah Tinjau Muara Angke: Dorong Konsep Rumah Panggung Nelayan
    Metropolitan

    Wamen PKP Pastikan Hunian Pesisir Muara Angke Layak

    31/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

      Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Cara Menurunkan Berat Badan Alami dan Sehat dalam 30 Hari: Terbukti Efektif!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Jerat ke Kehidupan: Kisah Penyelamatan dan Peran Pemprov Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Wajib Dibeli: Murah dan Tahan Lama!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved