Lappung – Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menepis isu keretakan yang beredar luas mengenai ikon jari di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial.
Setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis, 14 Agustus 2025, ia memastikan bahwa garis yang diduga retakan tersebut hanyalah lumut.
Baca juga : Kejar Target 2026, Pembangunan RS Penyakit Dalam Bandarlampung Dimulai
Informasi ini disampaikan untuk menjawab kekhawatiran publik yang muncul setelah foto-foto yang menunjukkan kondisi ikon tersebut viral di media sosial.
“Bisa dilihat sendiri, bahwa informasi di medsos JPO Siger Milenial retak adalah Hoax,” tegas Eva Dwiana, di lokasi JPO.
Untuk membuktikan ucapannya, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu menunjukkan secara langsung penampakan lumut yang tumbuh di sela-sela ikon jari.
Menurutnya, lumut tersebut sengaja belum dibersihkan agar masyarakat dan media dapat melihat kondisi sebenarnya.
Baca juga : Awas Modus Penipuan, Nama dan Foto Kajari Bandarlampung Dicatut di WhatsApp
“Ini sengaja belum bunda bersihkan biar teman-teman media melihat langsung, bahwa ini lumut. Bukan retak,” jelasnya sambil menunjuk ke bagian ikon yang dimaksud.
Menanggapi kondisi tersebut, Eva Dwiana tidak menunggu lama.
Ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung untuk segera mengambil tindakan pembersihan.
Langkah cepat ini diambil untuk menghilangkan sisa lumut dan bekas genangan air yang menjadi penyebabnya, sekaligus untuk mengembalikan estetika ikon kebanggaan warga Bandar Lampung tersebut.
“Ini bunda sudah meminta kepala Dinas PU untuk segera membersihkan lumut di ikon jari jembatan,” tambah Eva Dwiana.
Baca juga : Bandarlampung Tembus 1 Juta Kendaraan, Juarai Wilayah Terpadat di Lampung
Di akhir peninjauannya, Eva Dwiana mengucapkan terima kasih kepada media dan masyarakat yang telah memberikan informasi, meskipun informasi tersebut perlu diluruskan.
Ia memandang hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kota.
“Terima kasih informasinya bagi teman-teman media, ini bukan retak tapi lumut. Mohon doanya agar pemerintah terus meningkatkan pembangunan di Kota Bandarlampung,” tutupnya.
Pemerintah Kota Bandarlampung pun berkomitmen untuk terus memantau dan merawat berbagai fasilitas umum demi kenyamanan dan keamanan seluruh masyarakat.
Baca juga : Buntut Temuan Grup Gay, Pemkot Bandarlampung Godok Perda Larangan LGBT





Lappung Media Network