Lappung – Daihatsu gran max pick up masuk jurang di Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, 2 warga Bengkulu Selatan jadi korban kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Rawa Jitu 3 Orang Meninggal Dunia
Musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat telah menelan 1 korban jiwa bernama Pirman Cinegar (41) warga Keban Agung 1, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan tewas.
Sedangkan satu rekannya bernama Atralianto (46) warga Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan hingga saat ini belum ditemukan.
Personel Polsek Pesisir Utara dipimpin Aipda Ade Sudrajat bersama masyarakat sekitar melakukan evakuasi terhadap korban lakalantas di tanjakan Jalan Lintas Barat Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, pada Sabtu (24/09/2022) sekira jam 22.30 WIB.
Kapolsek Pesisir Utara, AKP Heri Oktarino mewakili Kapolres Lampung Barat, AKBP Heri Sugeng Priyantho menjelaskan peristiwa lakalantas tersebut.
“Telah terjadi lakalantas ditanjakan Jalan Lintas Barat Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, pada Sabtu (24/09/2022) sekira jam 22.30 WIB,” ujar Heri Oktarino, Minggu (25/09/2022) pagi.
Masih menurut keterangan Heri Oktarino, Daihatsu Gran Max Pick up warna putih yang plat nomor polisi belum diketahui mengalami kecelakaan yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 1 orang belum ditemukan.
“Seorang kenek bernama Ais Mis (48) warga Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan selamat dari lakalantas itu,” kata Heri Oktarino.
Menurut keterangan kenek Ais Mis (48) pada pihak Kepolisian yang disampaikan oleh Kapolsek Pesisir Utara, AKP Heri Oktarino, mereka bertiga berkendara Daihatsu Gran Max Pick up tujuan Cikarang, Kabupaten Bekasi.
“Mereka bertiga dalam Daihatsu Gran Max Pick up berangkat dari Bengkulu Selatan dengan tujuan Cikarang dengan angkutan buah durian,” ucap Heri Oktarino.
Saat melintasi tanjakan berbatu mobil kehabisan tenaga hingga tidak kuat melajut, membuat Ais Mis (48) turun dari mobil untuk mencari ganjalan ban.
“Saat ganjalan belum ditemukan, terlanjur mobil sudah mundur tidak terkendali dan terperosok ke jurang diperkirakan sedalam 50 meter,” imbuh Heri Oktarino.
Kenek yang bernama Ais Mis (48) karena turun dari mobil untuk mencari ganjalan ban dalam keadaan selamat dari kejadian lakalantas.
Dan kenek atas nama Ais mis (48), warga Batu ampar kedurang Bengkulu selatan, yang sempat turun untuk mencari ganjal ban tersebut dalam keadaaan selamat.
Baca Juga : Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Rawa Jitu
“Untuk mobil dan 1 rekannya yang jatuh ke jurang hingga saat dilaporkan pagi ini belum di temukan, dikarenakan situasi kondisi gelap dan hujan lebat sehingga Kepolisian dan masyarakat masih menelusuri pencarian di TKP,” pungkas Heri Oktarino.
