Sebelumnya, nelayan pesisir di Bandarlampung, khususnya yang beroperasi di sekitar Kelurahan Karang Maritim, Panjang, menyampaikan keluhan mereka.
Keluhan itu terkait dampak negatif proyek reklamasi pantai yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.
Menurut para nelayan, proyek ini merugikan tangkapan mereka dan mengancam mata pencaharian mereka.
Salah satu nelayan, Sugiono, mengungkapkan, sejak proyek reklamasi ini dimulai, mereka mengalami penurunan tangkapan ikan yang signifikan.
“Daerah yang biasanya menjadi tempat mencari ikan kini telah berubah secara drastis akibat pekerjaan reklamasi.
“Kami khawatir akan masa depan mata pencaharian kami,” kata dia, Senin, 11 September 2023 lalu.
Keluhan yang sama juga diungkapkan oleh nelayan lainnya.
Mereka merasa bahwa proyek ini tidak hanya merugikan mereka secara ekonomis tetapi juga berdampak pada lingkungan laut sekitar.
Menurut para nelayan, perubahan tata letak pantai dan penggunaan alat berat dalam proyek telah mengganggu ekosistem laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka.
Baca juga : Langgar Izin Tambang, Polres Lampung Timur Amankan Truk Muatan Pasir
