Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Dokter di Pesibar Mengeluh: Jam Kerja Ekstrem dan Penempatan Jauh

    Dokter di Pesibar Mengeluh: Jam Kerja Ekstrem dan Penempatan Jauh

    Irjen by Irjen
    26/06/2024
    in Saburai
    Dokter di Pesibar Mengeluh: Jam Kerja Ekstrem dan Penempatan Jauh

    Ilustrasi tenaga kesehatan sedang memeriksa kondisi pasien. Foto : Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Dokter di Pesibar mengeluh soal jam kerja ekstrem dan penempatan jauh.

    Sejumlah dokter yang bertugas di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengungkapkan berbagai keluhan terkait jam kerja yang ekstrem dan penempatan yang jauh dari tempat tinggal mereka.

    Baca juga : Kendaraan Dinas Bupati Pesisir Barat Bisa Dipinjam untuk Pengantin

    Keluhan itu disampaikan para dokter dalam audiensi yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pesibar, pada Selasa, 25 Juni 2024.

    Audiensi ini dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinkes Pesibar, Suryadi, bersama 29 dokter yang berasal dari UPTD Puskesmas se-Pesibar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir.

    Dalam pertemuan tersebut, Suryadi menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan keluhan para dokter yang bertugas di Pesibar. 

    “Kami menampung apa saja yang menjadi kendala atau keluhan para dokter dalam menjalankan tugasnya.

    “Termasuk dalam melakukan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Pesibar,” ujar Suryadi.

    Keluhan utama yang diutarakan oleh para dokter adalah jam kerja yang terlalu panjang. 

    Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan tenaga medis di beberapa UPTD Puskesmas, yang mengakibatkan dokter harus bekerja lebih lama untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan. 

    Baca juga : Pembangunan Kantor Polres Pesisir Barat Dimulai Tahun 2025

    “Selain itu, para dokter juga umumnya mengeluhkan penempatan yang terlalu jauh,” lanjut Suryadi.

    Para dokter menjelaskan bahwa penempatan yang jauh dari tempat tinggal mereka menambah beban kerja yang sudah berat. 

    Beberapa dokter bahkan harus menempuh perjalanan yang cukup jauh setiap harinya, yang tidak hanya melelahkan tetapi juga mengurangi waktu istirahat yang mereka butuhkan.

    Menanggapi keluhan tersebut, Suryadi menyatakan bahwa pihak Dinkes akan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. 

    “Keluhan para dokter kita tentu menjadi catatan dan akan segera ditindaklanjuti. 

    “Karena bagaimanapun juga kita tidak ingin keluhan yang disampaikan menghambat pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” imbuhnya.

    Page 1 of 2
    12Next
    Tags: Dinkes PesibarDokter di PesibarDokter Pesisir BaratJumlah Dokter PesibarKabupaten PesibarPesisir Barat
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Panen Perdana PTPN I: Kualitas Tembakau Jember Diapresiasi

    Next Post

    7 Pejabat Eselon III dan IV Lampung Selatan Digeser

    Related Posts

    Wajah Baru Suoh Lampung Barat
    Saburai

    Menilik Jejak Pembangunan Pemprov Lampung: Wajah Baru Suoh Lampung Barat

    02/07/2026
    Lampung Integrasikan HAM dalam Tata Kelola
    Saburai

    Lampung Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan

    02/07/2026
    Peran Lampung sebagai Lumbung Ekspor
    Saburai

    Peran Lampung sebagai Lumbung Ekspor Andalan Indonesia ke India

    29/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Affan, Lurus Jalan, Terang Laku

      Affan, Lurus Jalan, Terang Laku

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kerja Sama Nuklir dan Alutsista Indonesia-Pakistan, Era Baru Hubungan Bilateral

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menilik Jejak Pembangunan Pemprov Lampung: Wajah Baru Suoh Lampung Barat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved