Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Hasil Kerja Kementerian Perumahan Nol Besar

    Hasil Kerja Kementerian Perumahan Nol Besar

    P3S Ungkap Beberapa Kejanggalan

    Muhammad SA by Muhammad SA
    20/07/2025
    in Pemerintahan
    Kinerja Kementerian Perumahan Nol Besar

    Maruarar Sirait Menteri Perumahan

    Share on FacebookShare on Twitter

    LAPPUNG – Political and Public Policy Studies (P3S) menyebut kinerja Kementerian Perumahan nol besar. Temuan ini didasarkan pada data-data yang didapat.

    Penilaian P3S, merujuk pula dari pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada dengar pendapat dengan DPR RI pekan lalu.

    “Apa benar kinerja Kementerian PKP sudah tembus sampai 28 persen. Sampai hari ini kok saya ragu, jangan-jangan bohong?,” ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, Minggu, 20 Juli 2025.

    Dari bedah rumah hingga pembangunan rusun, total anggaran yang digelontorkan pun bisa menembus belasan triliun rupiah.

    “Tapi seperti biasa, pertanyaannya bukan soal besar anggaran, melainkan apa kabar realisasinya?” ujar Jerry Massie.

    Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) misalnya. Pemerintah akan menyulap 34.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran Rp 7,41 miliar (Rp Rp21.800.000 per unit).

    “Bung Ara (Sapaan Maruarar Sirait) seharusnya bisa merinci satu per satu realisasi dari program itu. Tapi saya kok tidak melihat ada yang terealisasi,” jelasnya.

    Sejumlah program dengan anggaran fantastis tersebut terdengar heroik. Apalagi, jika ditambah narasi investasi sosial.

    “Tapi publik tentu tak lupa, sudah berapa banyak rumah diperbaiki? Apa ini hanya di atas kertas, atau hasilnya tak jauh beda dengan kandang kambing yang baru dicat ulang?” tandas Jerry Massie.

    Belum lagi, sambung Jerry, penataan kawasan kumuh. Dari data yang didapat P3S, anggarannya menembus Rp 130 miliar. Maruarar Sirait harus bisa menjelaskan ke rakyat bagaimana realisasi anggaran itu terserap.

    Anggaran sebesar itu kabarnya akan digelontorkan untuk merapikan lingkungan yang selama ini luput dari perhatian negara.

    “Idenya mulia, menghapus kekumuhan. Tapi di mana lokasinya. Ingat ini sudah akhir bulan Juli lho,” ungkapnya.

    Publik, lanjut Jerry, sangat tahu penataan di negeri ini lebih pada penggusuran, memindahkan warga ke tempat lebih sempit, dan membiarkan akar masalahnya tetap membusuk.

    Di sisi lain, pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang masuk daftar proyek juga belum terlihat realisasinya.

    “Lho Maruarar Sirait sudah terjun ke beberapa daerah, artinya dia sudah punya laporan. Atau jangan-jangan belum ada realisasinya. Jadi, sejak Januari sampai Juli 2025 yang dikerjakan kalau belum ada wujudnya?” tanya Jerry Massie.

    Padahal, janji Kementerian PKP akan ada 2.000 unit sarana dasar seperti jalan lingkungan dan saluran air akan dibangun dengan anggaran Rp 60 miliar.

    “Kalau dibagi rata, ya sekitar Rp 6 juta per unit. Ini anggarannya sudah ada, yang dipertanyakan realisasinya di mana?” kata Jerry.

    Pasalnya di lapangan, sangat minim sekali ditemukan adanya program tersebut berjalan sesuai harapan.

    P3S juga mempertanyakan, program rusun dan rumah khusus yang begitu ambisius tapi realisasinya seperti angan-angan saja.

    Seperti diketahui anggaran Rp 5,07 triliun dialokasikan untuk membangun hunian vertikal di daerah padat, dan rumah-rumah untuk kelompok khusus seperti TNI/Polri atau korban bencana.

    “Maka mari jujur, siapa yang benar-benar mendapat rumah itu? Apakah nelayan di ujung Sulawesi sana, atau pejabat menengah yang kebetulan berhak karena kedekatan struktural?” tandasnya.

    Padahal kata Jerry jika sejumlah program tersebut berjalan bertahap maka secara teori, akan menyerap tenaga kerja.

    “Jelas program itu aka memutar roda ekonomi, dan membuktikan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. Tapi sebagaimana biasa, teori indah tak selalu lulus uji di lapangan,” kata dia.

    Realisasi anggaran yang lambat, program yang mangkrak, dan proyek yang jadi ajang bancakan, lebih sering jadi kenyataan dibanding impian manis di presentasi kementerian.

    Jerry Massie mengingatkan bahwa kegagalan pelaksanaan bisa berdampak buruk secara politik.

    “Ini bahaya, bisa menurunkan kepercayaan publik dan mengganggu pertumbuhan ekonomi,” ungkap Jerry Massie.

    “Karena ketika rakyat menanti atap yang layak, mereka justru disuguhi laporan-laporan seremonial dan baliho pencitraan. Pak Menteri PKP Maruar Sirait harus menjawab ini dalam realisasi nyat,” tandasnya.

    Dikatakan dia, di negara ini, pembangunan rumah rakyat sering kali bukan soal papan, tapi panggung. Dan seperti biasa, rakyat diminta bersabar – sembari menatap puing-puing janji yang tak kunjung jadi nyata.

    “P3S menyimpulkan hingga Januari sampai 2025, program di Kementerian PKP nol besar. Program bagus cuma di atas kertas. Menterinya harus dievaluasi,” pungkas Jerry Massie.

    Tags: hasil kerjaJerry MassieKementerian PerumahanKementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)Maruarar Siraitnol besarP3S
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Jelang Musda, 12 DPD II Golkar Lampung Solid Dukung Aprozi Alam

    Next Post

    Jaringan Pengoplos Beras Premium di Lampung Mulai Terendus

    Related Posts

    epala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin pada Senin 13 April 2026.
    Pemerintahan

    Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

    14/04/2026
    Sebagai bentuk perhatian nyata, Kantah Palangka Raya menyalurkan bantuan berupa bingkisan kepada seluruh siswa TK Palangka II.
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Kunjungi TK Palangka II

    08/04/2026
    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Serahkan Aset
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Serahkan Aset Pemerintah Kota

    03/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved