Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Jadi Lokomotif Pangan Nasional, Lampung Siapkan Agroindustri di Kota Baru

    Jadi Lokomotif Pangan Nasional, Lampung Siapkan Agroindustri di Kota Baru

    by Irzon Dwi Darma
    16/01/2026
    in Ekonomi
    Jadi Lokomotif Pangan Nasional, Lampung Siapkan Agroindustri di Kota Baru

    Ilustrasi - Rencana pengembangan kawasan Kota Baru Lampung yang diproyeksikan menjadi sentra agroindustri dan pusat riset pangan nasional. Foto: Arsip Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Rencana pengembangan Kota Baru kini tak sekadar berputar pada pemindahan pusat pemerintahan.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai bermanuver menyiapkan kawasan tersebut sebagai sentra agroindustri berbasis riset demi mengamankan posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

    Baca juga : Diplomasi Dagang dan Historis Transmigrasi Ala Mirza–Luthfi

    Perluasan wilayah menjadi opsi tak terelakkan. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Lampung, Mulyadi Irsan, menyebut aset lahan seluas 1.300 hektare yang kini dikuasai Pemprov dinilai sudah sesak untuk menampung visi pembangunan jangka panjang.

    “Aset 1.300 hektare itu sudah terisi plot untuk pemerintahan, instansi vertikal, pendidikan, hingga riset.

    “Padahal ke depan, tuntutan ruang untuk fasilitas umum dan aktivitas publik akan jauh lebih besar. Karena itu, ekspansi wilayah menjadi krusial,” ujar Mulyadi, Jumat, 16 Januari 2026.

    Dalam cetak biru terbarunya, Pemprov membidik pemanfaatan kawasan hutan di sekitar Kota Baru seluas kurang lebih 4.000 hektare.

    Mulyadi menekankan, kawasan tambahan ini tidak boleh hanya menjadi lahan pasif berupa fasilitas umum semata.

    Harus ada mesin penggerak ekonomi yang hidup di sana.

    “Kementerian Kehutanan memang menyarankan untuk fasilitas umum. Tapi, sebuah kota butuh pemicu (trigger) ekonomi.

    Baca juga : Nasib Industri Lampung: Antara Lonjakan Agro dan Stagnasi Manufaktur Berat

    “Kita proyeksikan adanya agroindustri berskala industri di sana untuk menghidupkan kawasan,” cetusnya.

    Langkah ini pun sejalan dengan ambisi besar Asta Cita Presiden RI yang menuntut kemandirian pangan.

    Lampung, yang selama ini menjadi tulang punggung suplai pangan nasional, merespons dengan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

    Register 1 Way Pisang

    Selain Kota Baru, Mulyadi membocorkan bahwa pihaknya tengah mengkaji potensi lahan di kawasan Register 1 Way Pisang.

    Komoditas strategis seperti jagung dan kedelai digadang-gadang bakal menjadi primadona di lahan tersebut melalui skema kemitraan.

    Kendati memanfaatkan kawasan hutan, Mulyadi menjamin prosesnya steril dari praktik komersialisasi lahan yang melanggar aturan.

    Komunikasi intensif dengan Kementerian Kehutanan terus dibangun agar payung hukumnya jelas.

    “Konsepnya non-komersial dan wajib melibatkan masyarakat.

    “Kita ingin agroindustri ini tumbuh berdampingan dengan warga, sekaligus meminimalisir potensi konflik agraria yang kerap muncul di kawasan hutan,” pungkasnya.

    Baca juga : Strategi Sinergi Ekspor Agroindustri Lampung, Sumsel, dan Banten: Analisis Data Terkini dan Roadmap Implementasi 

    Tags: Agroindustri LampungAsta Cita PresidenBerita Lampung TerkiniKetahanan Pangan NasionalKota Baru LampungLumbung PanganMulyadi IrsanPemprov LampungPengembangan WilayahWay Pisang
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Strategi Udang Lampung 2025: Swasembada Domestik dan Tantangan Ekspor Global

    Next Post

    Di Ambang Brinkmanship: Ketegangan AS-Iran Januari 2026

    Related Posts

    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version