Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional

    Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional

    by Irzon Dwi Darma
    07/08/2025
    in Ekonomi
    Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional

    Peluncuran tiga brand unggulan Hygreen, Hycrunch dan Selera Negeriku, pada 18 Agustus 2024 di La Piazza Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Arsip PT MDT

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – 1 tahun setelah diluncurkan secara resmi, brand sayuran beku Hygreen milik PT Mitratani Dua Tujuh, anak perusahaan PTPN Group, menunjukkan kinerja impresif dengan menembus ribuan outlet ritel di seluruh Indonesia.

    Pencapaian ini menandai langkah strategis PTPN dalam memperkuat ekosistem pangan nasional sekaligus menantang dominasi produk impor di pasar domestik.

    Baca juga : Rolas Medika Gunakan Produk Sehat Hygreen dari Mitratani untuk Pasien dan Konsumen

    Mengusung produk andalan seperti edamame, okra, dan ubi jalar, Hygreen kini menjadi jawaban atas pertanyaan besar yang muncul saat peluncurannya pada 18 Agustus 2024 lalu: mampukah produk lokal bersaing di pasar frozen food Indonesia?

    Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, Mahendra Utama, menyatakan bahwa perjalanan 1 tahun ini telah meletakkan fondasi penting bagi pengembangan industri pangan berbasis pertanian modern dan UMKM.

    “Setahun terakhir adalah fondasi penting. Brand-brand ini tak hanya memperluas akses pangan sehat.

    “Tapi juga mempertegas peran PTPN I dan Mitratani dalam membangun ekosistem pangan nasional yang modern dan inklusif,” ujar Mahendra, Kamis, 7 Agustus 2025.

    Distribusi Masif

    Kunci keberhasilan Hygreen dalam setahun pertama adalah strategi distribusi yang agresif.

    Baca juga : Mitratani Dua Tujuh Luncurkan Hygreen, Inovasi Baru Sayuran Beku untuk Indonesia

    Didukung oleh 34 distributor besar dan menengah, produk-produk Hygreen kini dapat ditemukan di berbagai provinsi.

    “Brand Hygreen kini hadir di ribuan outlet di seluruh Indonesia,” tegas Mahendra.

    Jangkauannya merata, mulai dari ritel modern, toko bahan makanan sehat, hingga platform e-commerce.

    Kehadiran produk seperti edamame (varian original dan salted), okra, ubi jalar, serta mix vegetable di dapur rumah tangga, restoran, hingga industri kuliner modern menegaskan posisi Hygreen sebagai pemain lokal yang terintegrasi secara nasional.

    3 Merek untuk 3 Segmen

    PT Mitratani Dua Tujuh tidak hanya bertumpu pada Hygreen.

    Peluncuran setahun lalu memperkenalkan 3 merek dengan segmentasi pasar yang jelas:

    1. Hygreen: Fokus pada sayuran beku berkualitas ekspor (frozen vegetables) untuk keluarga urban yang praktis dan peduli kesehatan.
    2. Hycrunch: Segmen camilan sehat berupa keripik sayuran yang diolah dengan teknologi vacuum-fried. Produk ini merupakan hasil kolaborasi langsung dengan UMKM di Jember.
    3. Selera Negeriku: Menjawab kebutuhan pasar akan produk instan bercita rasa otentik Nusantara, seperti sayur asem dan lodeh beku.

    “Masing-masing brand dirancang untuk menjawab kebutuhan segmen berbeda.

    “Ini adalah bagian dari komitmen kami menggandeng UMKM dalam rantai nilai pangan beku Indonesia,” jelas Mahendra.

    Baca juga : Bidik Pasar Global, Mitratani Dua Tujuh Unjuk Gigi di Specialty Indonesia 2025

    Komitmen itu juga ditegaskan saat peluncuran yang dihadiri jajaran direksi PTPN Group, termasuk Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas dan Wakil Dirut PTPN III Holding Denaldy Mulino Mauna.

    Kualitas dan Dampak

    Meskipun data volume penjualan belum dipublikasikan secara rinci, penetrasi pasar yang luas menjadi indikator kinerja positif.

    Kepercayaan konsumen diperkuat dengan sertifikasi unggul yang telah dikantongi PT Mitratani Dua Tujuh, seperti BRC A+, HACCP, dan Halal.

    Lebih dari sekadar bisnis, model yang dijalankan Mitratani terbukti menciptakan efek berganda.

    Keterlibatan petani mitra dan UMKM tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan ekonomi desa, mendorong inklusi petani, serta menjadi sarana transfer teknologi agroindustri.

    Tantangan dan Arah ke Depan

    Perjalanan Hygreen dan merek lainnya bukannya tanpa tantangan.

    Persaingan ketat dengan merek global, efisiensi biaya produksi, serta edukasi pasar mengenai keunggulan sayuran beku masih menjadi pekerjaan rumah.

    Ke depan, Mahendra Utama menekankan beberapa langkah strategis yang perlu diambil:

    • Inovasi Produk: Mengembangkan produk berbasis selera lokal dan bahan pangan asli Nusantara.
    • Perluasan Distribusi: Menjangkau pasar tradisional dan warung-warung kecil.
    • Pemberdayaan UMKM: Memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk pengembangan produk turunan.

    “Dengan dukungan penuh dari Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas, serta arahan strategis Dirut PTPN III Holding Denaldy Mulino Mauna, Insya Allah Hygreen akan membawa produk sayuran beku Indonesia bersaing di pasar global,” tutupnya optimistis.

    Baca juga : Kejar Kinerja Unggul, Mitratani Dua Tujuh Sambut Manajemen Baru

    Tags: Bisnis KulinerBUMN PanganEdamameFrozen FoodHygreenMahendra UtamaPangan NasionalPertanianProduk LokalPT Mitratani Dua TujuhPTPN GroupSayuran BekuUMKM
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Langkah Agresif Jawa Timur, Bawa 48 Pengusaha Jajaki Pasar Lampung

    Next Post

    KUR Perumahan, Menteri dan Wamen PKP Beda Pendapat

    Related Posts

    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version