Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Budaya » Kain Sebage Batik Pertama Masyarakat Lampung

    Kain Sebage Batik Pertama Masyarakat Lampung

    Editor by Editor
    15/10/2021
    in Budaya
    Kain Sebage Batik Pertama Masyarakat Lampung

    Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal. Foto Biro Adpim

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kain Sebage merupakan batik pertama yang dikenalkan oleh masyarakat Lampung

    Karena pada awalnya Provinsi Lampung tidak memiliki tradisi membatik. Hal ini disampaikan oleh ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari saat menjadi narasumber Yayasan Batik Indonesia berkolaborasi dengan Museum Tekstil Jakarta, Jum’at (15/10/2021).

    Kegiatan dengan mengangkat tema “Pengembangan Batik di Luar Jawa” dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2021.

    “Sebagian merupakan kain yang berasal dari India dan sudah dikenakan oleh masyarakat Lampung sejak abad ke-15,” kata dia.

    “Pada mulanya sebage dibuat dari bahan benang yang berasal dari serat daun nanas, kapas dan ulat sutera yang diberi motif-motif tertentu,” terangnya.

    Kain Sebage sendiri terbagi menjadi 2 jenis. Sebage Balak (besar) dan Sebage Lunik atau (kecil).

    Sebage Balak pada umumnya digunakan untuk upacara-upacara ritual dan adat dengan klasifikasi pemakainya hanya pada orang-orang tertentu saja.

    “Sedangkan Sebage Lunik dipergunakan secara umum oleh masyarakat untuk ritual dan adat dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat umum yang mampu memilikinya,” ujar dia.

    Batik Lampung sendiri mulai berkembang pada tahun 1970 oleh budayawan Lampung dengan memiliki ciri khas warna cerah yang melambangkan keceriaan dan keberanian.

    “Motif Lampung sangat dipengaruhi oleh kebudayan India, motif yang sangat terkenal adalah motif perahu dan pohon kehidupan,” kata dia.

    “Motif batik lampung yang berkembang saat ini merupakan modifikasi atau kreasi dengan menambahkan kekayaan ragam motif batik lampung seperti motif gamolan, kupu-kupu, siger dan gajah,” ujar Ibu Riana.

    Source: Biro Adpim
    Via: AWT
    Tags: Kain SebageRiana Sari Arinal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Parosil Perjuangkan Listrik Suoh dan Sengketa Agraria

    Next Post

    Gubernur Lampung dan Babel Lepasliarkan Anak Penyu

    Related Posts

    Perbedaan Lampung Saibatin dan Pepadun
    Budaya

    Perbedaan Lampung Saibatin dan Pepadun, Apa Saja?

    22/04/2026
    Aturan Baru! Saat Kamis Beradat, Dilarang Gengsi Bicara Bahasa Lampung
    Budaya

    Aturan Baru! Saat Kamis Beradat, Dilarang Gengsi Bicara Bahasa Lampung

    15/01/2026
    Festival Kreasi Inklusi Indonesia (FKII) 2025 mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Depok
    Budaya

    Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025: Dukung Hak Disabilitas

    29/11/2025
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Bernard dari Nestle Ambil Berkas

      Bernard dari Nestle Ambil Berkas, Bursa Calon Ketua Apindo Lampung Makin Panas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Modernisasi Pertanian: Jembatan Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dua Bakal Calon Ketua Apindo Lampung: Tatang Rohadi dan Junaedi Maju

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi: Kunci Lompatan Ekonomi Lampung Menuju Era Keemasan Baru

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved