Lappung – Kelengahan sesaat akibat mengantuk di jalan tol kembali memakan korban jiwa.
2 orang mahasiswa tewas setelah mobil Toyota Kijang Innova yang mereka tumpangi menghantam sebuah truk di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 38+200, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu, 27 Juli 2025 siang.
Baca juga : Joget Aura Farming di Tol Lampung Berujung Urusan Polisi
Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan fatal di jalan bebas hambatan yang dipicu faktor kelelahan pengemudi.
Selain 2 korban tewas, 3 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Menurut keterangan resmi dari Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Lampung, AKBP Indra Gilang Kusuma, kecelakaan terjadi saat kondisi lalu lintas terbilang lancar sekitar pukul 14.25 WIB.
Mobil Kijang Innova bernomor polisi B 1409 ERT diketahui tengah melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bakauheni.
“Mobil Innova ini melaju di lajur cepat. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kuat mengantuk,” kata AKBP Indra, Senin, 28 Juli 2025.
Baca juga : Rp18 Miliar Aset Korupsi Tol Sumatera Disita KPK di Lampung
Akibat serangan kantuk tersebut, pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.
Mobil seketika oleng ke lajur kiri dan langsung menabrak bagian belakang truk Hino (BG 8561 OI) yang sedang berhenti di bahu jalan.
Kerasnya benturan membuat bagian depan Innova ringsek parah.
2 penumpang yang duduk di dalam kabin Innova meninggal dunia di lokasi kejadian.
Keduanya teridentifikasi sebagai mahasiswa yang beralamat di Cimanggis:
- Muhammad Harits (25)
- Badii Uzzaman (29)
Baca juga : Korupsi Tol Lampung Seret 2 Pegawai Waskita, Kejati Bidik Dalang Lain
Sementara itu, korban luka berat adalah Yahya Mursyid Robbani (25) dan Muhammad Naufal Harits (25).
Adapun pengemudi Innova, Zulham Yohanes (51), berhasil selamat meski mengalami luka ringan.
Tim gabungan dari PJR Polda Lampung, petugas patroli tol, dan tim medis bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan.
Proses evakuasi para korban segera dilakukan, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi diatur untuk mencegah kemacetan.
“Para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka, telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
“Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah kami amankan di Kantor Gerbang Tol Tegineneng Barat,” jelas AKBP Indra.
Baca juga : Anak Tertinggal di Rest Area Tol Sumatera, Keluarga Baru Sadar 29 KM Kemudian
