Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Awas! Gelombang 6 Meter Ancam Perairan Barat Lampung

    Awas! Gelombang 6 Meter Ancam Perairan Barat Lampung

    by Irzon Dwi Darma
    28/07/2025
    in Saburai
    Awas! Gelombang 6 Meter Ancam Perairan Barat Lampung

    Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kewaspadaan tingkat tinggi diperlukan bagi seluruh aktivitas maritim di wilayah Lampung.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang ekstrem yang diperkirakan akan menghantam perairan Samudra Hindia di sebelah barat Lampung.

    Baca juga : Pancaroba Tiba! BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem, Angin Kencang, dan Puting Beliung  

    Tidak tanggung-tanggung, ketinggian gelombang di wilayah tersebut diprediksi bisa mencapai 4 hingga 6 meter.

    Kondisi ini masuk dalam kategori “sangat tinggi” dan sangat membahayakan keselamatan pelayaran.

    “Peringatan khusus kami berikan untuk wilayah Samudra Hindia barat Lampung.

    Gelombang laut dengan ketinggian 4 hingga 6 meter berisiko sangat tinggi terhadap semua jenis kapal,” demikian bunyi pernyataan resmi BMKG, Senin, 28 Juli 2025.

    Baca juga : BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Longsor Ancam Sejumlah Wilayah di Lampung

    Ancaman serius itu juga berlaku untuk seluruh jenis armada laut, mulai dari kapal nelayan, kapal tongkang, kapal feri yang biasa melayani penyeberangan, hingga kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar.

    Selain ancaman utama di perairan barat Lampung, BMKG juga memprediksi gelombang yang lebih rendah namun tetap berbahaya (2,5 hingga 4 meter) di beberapa wilayah perairan penting lainnya, termasuk:

    • Selat Sunda bagian selatan
    • Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu
    • Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur

    Kehadiran gelombang tinggi di Selat Sunda bagian selatan menjadi perhatian khusus, mengingat vitalnya jalur ini sebagai salah satu rute penyeberangan tersibuk di Indonesia yang menghubungkan Lampung dan Pulau Jawa.

    Baca juga : Ngeri! Ornamen DPRD Pesawaran Runtuh Disapu Angin Kencang

    Menyikapi potensi cuaca maritim yang ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat pesisir, para nelayan, serta operator jasa pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi tidak memungkinkan.

    “Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut dan sekitar pantai, untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG,” lanjut pernyataan tersebut.

    Selain risiko bagi pelayaran, gelombang tinggi juga berpotensi menyebabkan dampak turunan di daratan, seperti terjadinya banjir pesisir (rob) yang dapat merusak perahu yang ditambatkan dan menggenangi permukiman di dekat pantai.

    Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama hingga kondisi cuaca kembali membaik.

    Baca juga : Pancaroba Melanda Lampung, Waspadai ISPA hingga Heatstroke

    Tags: Banjir RobBerita LampungBMKG LampungCuaca LampungCuaca MaritimGelombang 6 MeterGelombang Tinggi LampungInfo CuacaNlayan LampungPelayaran LampungPeringatan Dini BMKGPesisir BaratSelat Sunda
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Jemaah Haji Asal Lampung Akhirnya Pulang Usai Sebulan Dirawat di RS Arab Saudi

    Next Post

    Kantuk Berujung Maut di Tol Lampung Selatan, 2 Mahasiswa Jadi Korban

    Related Posts

    Saburai

    Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

    22/06/2026
    Saburai

    Kenaikan Harga Komoditas Lampung: Waspada Ninja & Bajing di Balik Kesejahteraan

    22/06/2026
    Saburai

    4 Calon Ketua Apindo Lampung Bersaing, Incumbent Ikut

    21/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bernard dari Nestle Ambil Berkas, Bursa Calon Ketua Apindo Lampung Makin Panas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Modernisasi Pertanian: Jembatan Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dua Bakal Calon Ketua Apindo Lampung: Tatang Rohadi dan Junaedi Maju

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi: Kunci Lompatan Ekonomi Lampung Menuju Era Keemasan Baru

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version