Lappung – Karir panjang Sutono yang kini jadi pasangan Arinal Djunaidi di Pilgub Lampung.
Sutono, seorang pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah, pada 28 Juli 1958, mungkin dulu dikenal sebagai seorang pecinta alam yang gemar mendaki gunung.
Baca juga : Soliditas PDIP Mengawal Arinal-Sutono Menuju Kemenangan Pilgub Lampung
Namun, siapa sangka, jejak langkahnya di puncak-puncak tertinggi kini membawanya menuju salah satu posisi terpenting di Provinsi Lampung: kursi Wakil Gubernur.
Perjalanan Sutono menuju panggung politik bukanlah kebetulan semata.
Dari latar belakang kehutanan hingga birokrasi pemerintahan, Sutono telah menempuh jalan panjang yang dipenuhi dedikasi dan ketekunan.
Lulusan Sarjana Kehutanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ia memulai karirnya sebagai staf di Departemen Kehutanan (Dephut), mengemban tanggung jawab di Dit Taman Nasional dan Hutan Wisata di Bogor.
Namun, kecintaannya pada alam bukan hanya sekadar profesi.
Sejak masa kuliah, Sutono dikenal sebagai pecinta alam sejati.
Ia menaklukkan banyak gunung di Indonesia, bahkan di luar negeri.
Pendakian-pendakiannya tersebut tak hanya menguji fisik dan mental, tetapi juga membentuk karakternya sebagai sosok yang tangguh dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Karir yang Melesat di Kehutanan
Pada tahun 1987, Sutono mendapat penugasan penting sebagai Kepala Seksi Pemanfaatan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Kota Agung, Lampung.
Ini menjadi titik balik dalam karirnya di Lampung, provinsi yang kelak akan menjadi tanah pengabdiannya selama puluhan tahun.
Karirnya terus melesat. Pada tahun 1994, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Penyusunan Program dan Anggaran Pembangunan di Direktorat Jenderal PHPA, Jakarta.
Tanggung jawab ini memberinya wawasan yang lebih luas dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, sebuah keahlian penting yang kelak ia bawa dalam berbagai jabatan di pemerintahan daerah.
Tahun 1999 menjadi babak baru bagi Sutono. Ia kembali ke Lampung sebagai Kasubdin Bina Program di Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.
Di sinilah nama Sutono semakin dikenal, terutama karena perannya dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah Lampung.
Baca juga : Dari Petani hingga Milenial, 45 Komunitas Bersatu Dukung Ardjuno di Pilgub Lampung
Karirnya semakin bersinar ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kasubdin Perlindungan Hutan di provinsi yang sama pada tahun 2003.
Puncak Karir sebagai Sekda
Bukan hanya di bidang kehutanan, Sutono juga dikenal karena kiprahnya dalam pemerintahan.
Ia mulai merambah posisi strategis di tingkat kabupaten, dengan jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan pada periode 2010-2012 dan 2013-2015.
Kinerjanya yang solid di Lampung Selatan membuatnya dipercaya untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi sebagai Sekda Provinsi Lampung pada 2016 hingga 2018.
Sebagai Sekda, Sutono berperan penting dalam memajukan birokrasi dan pembangunan di Lampung.
Ia dikenal sebagai pemimpin yang tenang, tetapi memiliki visi yang jelas dalam mengelola pemerintahan.
Di bawah kepemimpinannya, Lampung mengalami peningkatan dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan hutan dan lingkungan, 2 bidang yang sangat dekat dengan hatinya.
Dari Sekda ke Politik
Setelah pensiun dari jabatan Sekda, Sutono tidak serta merta berhenti berkiprah.





Lappung Media Network