Lappung – Kartu Petani Berjaya jadi kunci Arinal Djunaidi dongkrak sektor pertanian Lampung.
Calon Gubernur Lampung nomor urut 1, Arinal Djunaidi, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Kartu Petani Berjaya sebagai upaya mendongkrak sektor pertanian di Provinsi Lampung.
Baca juga : Pilkada 2024: Arinal Djunaidi Ajak Kader PDIP Solid dan Bersatu
Program ini diharapkan mampu mendorong Lampung menjadi lumbung pangan nasional, memanfaatkan potensi lahan subur yang dimiliki provinsi tersebut.
Arinal menyampaikan hal ini dalam sebuah podcast yang disiarkan oleh Lampung Geh di Cafe The Palms, Bandarlampung, Kamis, 3 Oktober 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Arinal memaparkan pentingnya optimalisasi potensi pertanian Lampung, yang selama ini telah menjadi pemasok utama kebutuhan pangan nasional, khususnya untuk wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ).
“Potensi lahan kita sangat subur. Saya berusaha keras menjadikan Provinsi Lampung sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Arinal.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini, sekitar 40 persen kebutuhan pangan Jakarta dipasok dari Provinsi Lampung, sebuah pencapaian yang harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut.
Arinal menambahkan bahwa untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor pertanian, program Kartu Petani Berjaya perlu dilanjutkan.
Program ini dinilai krusial dalam membantu petani memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan memperbaiki kesejahteraan mereka.
Baca juga : Kunjungan Riana Sari ke Enggal dan Kota Gajah Perkuat Posisi Arinal di Pilgub Lampung
“Tidak ada alasan pertanian di Lampung tidak maju dengan sumber bahannya yang melimpah. Kartu Petani Berjaya sangat potensial untuk mendorong kemajuan petani,” tegas Arinal.
Memudahkan Akses dan Memberikan Jaminan
Program Kartu Petani Berjaya, yang pertama kali diluncurkan Arinal saat menjabat sebagai gubernur, dirancang untuk memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses berbagai kebutuhan, seperti benih, pupuk, dan modal.
Selain itu, kartu ini juga memberikan kemudahan dalam memperoleh dukungan dari pemerintah, baik berupa bantuan teknis, fasilitas permodalan, maupun asuransi pertanian.
“Kartu Petani Berjaya memiliki beberapa fungsi penting.
“Mulai dari menyambungkan kepentingan pertanian dengan kesejahteraan petani, memudahkan akses layanan pemerintah, hingga memberikan dukungan permodalan dan asuransi,” jelas Arinal.
Ia juga menyebutkan bahwa kartu ini menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlangsungan usaha tani.
Salah satunya dengan meminimalkan risiko kerugian yang dihadapi petani akibat gagal panen atau harga jual yang tidak stabil.
Baca juga : Tekad Arinal-Sutono: Lampung Jadi Penopang Swasembada Pangan
Kartu Petani Berjaya: Kunci Arinal Djunaidi Dongkrak Sektor Pertanian Lampung
Arinal optimistis, jika program Kartu Petani Berjaya dilanjutkan dan diimplementasikan secara konsisten, Provinsi Lampung dapat mencapai target sebagai lumbung pangan nasional.
Dengan posisi geografis yang strategis dan lahan yang subur, Lampung memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pertanian yang tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal.
Tetapi juga menopang ketahanan pangan nasional.
“Kondisi Lampung sangat mendukung. Selain memiliki tanah yang subur, Lampung juga dekat dengan Pulau Jawa, yang merupakan pasar terbesar.
“Ini adalah keuntungan strategis yang harus kita maksimalkan,” ujar Arinal.
Dalam penutupnya, Arinal menyampaikan harapannya agar masyarakat Lampung, khususnya para petani, dapat terus mendukung program Kartu Petani Berjaya.
“Program ini adalah kunci untuk mewujudkan pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di Lampung, demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Baca juga : Rakerdasus PDIP: Gotong Royong Kader Lampung Menangkan Arinal-Sutono





Lappung Media Network