Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Kebakaran Hebat Ancam Keanekaragaman Hayati Way Kambas, Hanguskan 350 Hektare Lahan 

    Kebakaran Hebat Ancam Keanekaragaman Hayati Way Kambas, Hanguskan 350 Hektare Lahan 

    Irjen by Irjen
    16/10/2024
    in Saburai
    Kebakaran Hebat Ancam Keanekaragaman Hayati Way Kambas, Hanguskan 350 Hektare Lahan 

    Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas. Foto: Dokumentasi Antara

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kebakaran hebat ancam keanekaragaman hayati Way Kambas hanguskan 350 hektare lahan.

    Ratusan hektare lahan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, kembali dilanda kebakaran hebat yang mengancam keanekaragaman hayati kawasan konservasi tersebut.

    Baca juga : Arinal Djunaidi Canangkan Transformasi Way Kambas Jadi Brasil-nya Indonesia

    Kebakaran yang terjadi sejak Selasa pagi, 15 Oktober 2024 menghanguskan sekitar 350 hektare area, hingga Selasa malam api masih belum sepenuhnya padam.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengonfirmasi kejadian tersebut.

    “Benar, kemarin terjadi kebakaran lahan di Taman Nasional Way Kambas.

    “Kebakaran berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga malam hari, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 350 hektare,” ujar Umi, Rabu, 16 Oktober 2024.

    Umi menjelaskan, sulitnya medan menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman.

    Tim pemadam kebakaran tidak dapat menggunakan mobil untuk mencapai lokasi terbakarnya lahan.

    “Kondisi medan yang sulit membuat mobil pemadam tidak bisa masuk.

    “Tim terpaksa menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki untuk menuju lokasi kebakaran,” jelasnya.

    Baca juga : Dijadwalkan Kembali Dibuka. Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru 

    Sebanyak 20 petugas dari tim gabungan Taman Nasional Way Kambas dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah agar kebakaran tidak menyebar ke area lain.

    Petugas harus bekerja ekstra keras karena angin kencang dan medan yang sulit memperparah kondisi.

    “Tim yang terlibat ada sekitar 20 orang, mereka bekerja keras agar api tidak menyebar lebih luas. Hingga saat ini, mereka masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam,” tambah Umi.

    Kebakaran Hebat Ancam Keanekaragaman Hayati Way Kambas Hanguskan 350 Hektare Lahan 

    Kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas bukanlah peristiwa baru, namun skala kebakaran kali ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi kelestarian keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

    Way Kambas dikenal sebagai rumah bagi berbagai spesies langka seperti gajah, harimau, dan badak sumatera, yang terancam habitatnya oleh kebakaran hutan yang berulang.

    Baca juga : 5 Badak SRS-TNWK Berhasil Dibiakan

    Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran, sementara pemantauan ketat terus dilakukan untuk memastikan kebakaran tidak meluas ke area yang lebih luas.

    Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bekerja di lokasi kebakaran untuk memastikan semua titik api sudah padam.

    Pemulihan Hutan Butuh Waktu Lama

    Dengan luas lahan yang terbakar mencapai 350 hektare, pemulihan ekosistem hutan di Way Kambas diprediksi memerlukan waktu yang cukup lama.

    Selain itu, kebakaran juga menambah beban bagi tim konservasi yang sudah berupaya menjaga ekosistem dan melindungi satwa langka di kawasan tersebut.

    Sementara itu, masyarakat dan organisasi lingkungan mendesak pemerintah untuk segera menemukan solusi jangka panjang dalam pencegahan kebakaran hutan di kawasan konservasi seperti Way Kambas.

    Mereka mengingatkan bahwa kebakaran yang berulang bisa memusnahkan keanekaragaman hayati dan mempercepat kepunahan spesies langka di Indonesia.

    Hingga saat ini, upaya pemadaman terus berlanjut, sementara pihak berwenang bekerja keras untuk menemukan penyebab pasti kebakaran yang melanda kawasan konservasi penting ini.

    Baca juga : Gajah Riska TNWK Beranak Lagi

    Tags: Kebakaran di LampungKebakaran Way KambasTaman Nasional Way KambasTNWKWay Kambas
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    HUT ke-86 KONI, Arinal Djunaidi Gelontorkan Bonus untuk Pahlawan Olahraga Lampung

    Next Post

    BPN Kota Palangkaraya Jelaskan Prosedur Pendaftaran Tanah untuk Pertama Kali Ternyata Mudah

    Related Posts

    Rekomendasi 8 Tempat Wisata Terbaik di Lampung
    Saburai

    Rekomendasi 8 Tempat Wisata Terbaik di Lampung: Ada Pantai Eksotis dan Taman Nasional yang Mendunia

    04/05/2026
    Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi
    Saburai

    Rekomendasi Destinasi Agrowisata Lampung Barat: Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi

    30/04/2026
    Tolong Sebarkan! RSUD Bob Bazar Cari Keluarga Jenazah Perempuan Berciri Khusus Ini
    Saburai

    Tolong Sebarkan! RSUD Bob Bazar Cari Keluarga Jenazah Perempuan Berciri Khusus Ini

    19/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengungkap Arti Mimpi Gigi Copot

      Mengungkap Arti Mimpi Gigi Copot: Fakta atau Mitos?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Fakta DNA Manusia yang Jarang Diketahui: Sungguh Mengejutkan!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Perspektif Psikologi tentang Membaca Garis Tangan: Mengungkap Fakta Ilmiah atau Sekadar Mitos?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Raih Kebebasan Finansial Meski Gaji Kecil: Panduan Realistis bagi Pemula

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 5 Fenomena Alam Paling Misterius di Dunia: Masih Sulit Dijelaskan Secara Ilmiah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Kategori Produk Paling Laris di Marketplace: Tren Konsumen dan Strategi Penjualan yang Tepat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved