Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao Dukung Hilirisasi

    Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao Dukung Hilirisasi

    Editor354 by Editor354
    15/08/2026
    in Saburai
    Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao

    Ilustrasi: OpiniMahe: Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao Dukung Hilirisasi. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao Dukung Hilirisasi.

     

    Lampung Kembangkan 11 Ribu Hektare Kakao Dukung Hilirisasi
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Orkestrasi Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao

    Provinsi Lampung mengambil langkah strategis dengan mengembangkan komoditas kakao seluas 11 ribu hektare pada tahun 2026.

    Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah pusat.

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memainkan peran penting dalam mengorkestrasi kebijakan ini melalui pendekatan intensif kepada Kementerian Pertanian.

    “Lampung memiliki potensi kakao yang luar biasa. Kami tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi harus naik kelas menjadi produsen produk turunan kakao yang bernilai tambah,” tegas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam berbagai kesempatan.

    Lobi Strategis di Kementerian Pertanian

    Orkestrasi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal membuahkan hasil nyata. Melalui lobi yang intensif kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wamen Pertanian Sudaryono (yang saat itu menjabat sebelum menjadi Kepala BGN), serta Dirjen Perkebunan, Lampung berhasil mendapatkan alokasi bantuan bibit perkebunan kakao sebesar 7.450 hektare dengan nilai bantuan mencapai Rp9,88 miliar.

    Data dari Dinas Perkebunan Lampung menunjukkan program pengembangan kakao 11 ribu hektare terdiri dari kegiatan peremajaan dan perluasan area tanam.

    Perluasan lahan difokuskan di Kabupaten Mesuji (1.500 hektare) dan Tulang Bawang Barat (1.000 hektare). Sementara peremajaan dilakukan di Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, dan Tulang Bawang Barat.

    Arahan Tegas untuk Kadis Perkebunan

    Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memberikan arahan khusus kepada Kepala Dinas Perkebunan Lampung, Desti Arisandi, agar perkebunan kopi dan kakao menjadi fokus program unggulan daerah.

    “Lampung adalah salah satu sentra dua komoditas ekspor ini. Kita harus serius mengelolanya dengan pendekatan bisnis yang modern dan berkelanjutan,” ujar Gubernur dalam rapat koordinasi internal.

    Arahan ini sejalan dengan teori pembangunan berbasis komoditas unggulan (commodity-based development) yang menekankan pentingnya fokus pada sektor-sektor dengan keunggulan komparatif daerah.

    Desti Arisandi menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan kakao sebagai komoditas unggulan.

    “Harapannya melalui program pengembangan kakao ini, produksi makin bertambah serta hilirisasi komoditas kakao Lampung dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Teori Hilirisasi dan Nilai Tambah

    Program ini mengimplementasikan teori hilirisasi industri yang dikemukakan para ekonom pembangunan, di mana pengolahan produk primer di dalam negeri dapat meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

    Dengan luas lahan kakao mencapai 11 ribu hektare, Lampung memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan kakao yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sejalan dengan visi besar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjadikan Lampung sebagai pusat industri kakao di Sumatera. (*)
    —————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #LampungMaju#MahendraUtama#PemerhatiPembangunan#RahmatMirzaniDjausalHilirisasiKakaoKakaoIndonesiaOpiniMahePerkebunanLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    PTPN Group Garap Hilirisasi Ubi Kayu, Bangun Ekosistem Terpadu Hulu-Hilir

    Next Post

    Lobi Gubernur Lampung di Kementan untuk Kakao 11 Ribu Hektare

    Related Posts

    Lobi Gubernur Lampung di Kementan
    Saburai

    Lobi Gubernur Lampung di Kementan untuk Kakao 11 Ribu Hektare

    15/08/2026
    PTPN Group Garap Hilirisasi Ubi Kayu
    Saburai

    PTPN Group Garap Hilirisasi Ubi Kayu, Bangun Ekosistem Terpadu Hulu-Hilir

    14/08/2026
    Evaluasi HGU PT BSA
    Saburai

    Konflik PT BSA Memanas, DPRD Desak Evaluasi HGU dan Usut Kebakaran Mess

    13/08/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Evaluasi HGU PT BSA

      Konflik PT BSA Memanas, DPRD Desak Evaluasi HGU dan Usut Kebakaran Mess

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Infrastruktur Lampung 2026, Rp1,25 Triliun untuk 62 Ruas Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PTPN Group Garap Hilirisasi Ubi Kayu, Bangun Ekosistem Terpadu Hulu-Hilir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Sawah Tadah Hujan ke Swasembada, Bupati Ela Sulap Lahan Kering Jadi Lumbung Pangan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sekolah Rakyat dan Gebrakan Pendidikan: Bukti Keberpihakan Gubernur Mirza dan Wagub Jihan pada Masa Depan Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Di Balik Penghargaan Kemendagri: Visi Besar Gubernur Mirza dan Wagub Jihan untuk Pendidikan Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved