Lappung – Kebakaran terjadi 9 kali sehari di Lampung Selatan, 2 diantaranya milik PTPN VII.
Kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan menjadi momok menakutkan bagi warga setempat.
Baca juga : Kasus Kebakaran di Lampung Selatan Terus Bertambah, Didominasi Rumah dan Lahan
Kejadian ini kini terjadi setiap hari, dan yang lebih mengkhawatirkan, jumlahnya terus meningkat.
Petugas Damkarmat Lampung Selatan pun disibukkan dengan kegiatan pemadaman si jago merah yang terus menerus mengancam.
Kemarin, pada Jumat, 22 September 2023, menjadi salah satu hari yang paling sibuk bagi petugas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam sehari, mereka harus menghadapi kebakaran lahan di 9 lokasi yang berbeda.
2 dari 9 lokasi tersebut bahkan merupakan lahan milik PTPN VII, salah satu perusahaan perkebunan besar di daerah ini.
Kebakaran lahan yang terus terjadi di Kabupaten Lampung Selatan telah menciptakan kerugian yang cukup besar.
Selain kerugian ekonomi akibat lahan perkebunan yang terbakar, dampak lingkungan juga semakin meresahkan.
Asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut menjadi ancaman serius bagi kesehatan warga.
Baca juga : Rumah Dinas Camat Penengahan Lampung Selatan Terbakar
Pemerintah daerah telah berupaya keras untuk mengatasi masalah ini, namun tantangan yang dihadapi sangat besar.
Faktor cuaca yang kering dan angin kencang membuat pemadaman api semakin sulit dilakukan.
Selain itu, potensi pelaku kebakaran lahan yang tidak bertanggung jawab juga masih menjadi isu yang harus diatasi.
Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Ruli Fikransyah, mewakili Kepala Dinas Damkarmat, M Sepri Masdian, mengkonfirmasi soal ini.
“Kami terus bekerja keras untuk memadamkan api dan juga melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran ini.
“Dan berharap bisa mengatasi masalah ini secepat mungkin,” ungkapnya, Jumat, 23 September 2023.
Pihaknya pun juga menghimbau kepada seluruh warga untuk berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.
“Serta, bagi mereka yang mengetahui tindakan pembakaran lahan ilegal, diharapkan segera melaporkan ke pihak berwajib,” kata dia.
Menurut Ruli, situasi kebakaran lahan yang terus meningkat ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak.
Baca juga : Sepanjang 2023, 54 Kasus Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan
“Upaya pencegahan dan penanggulangan yang lebih serius perlu segera dilakukan untuk melindungi lingkungan, kesehatan warga, dan harta benda yang semakin terancam,” tandasnya.
Kebakaran terjadi 9 kali sehari di Lampung Selatan, berikut titik lokasi kebakaran lahan pada Jumat, 22 September 2023:
- Pemadaman kebakaran lahan di Dusun IV desa Babulang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, terjadi pada pukul 10.00 WIB (Pos Damkar Kalianda)
- Pemadaman kebakaran lahan di Tol KM 19 Bakauheni-Terbanggi besar, pukul 14.00 WIB (Pos Damkar Kalianda)
- Pemadaman kebakaran lahan di perumahan Serambi Sumatera, Kelurahan Way Urang, pada pukul 15.47 WIB (Pos Damkar Kalianda)
- Pemadaman kebakaran lahan di perkebunan karet PTPN VII, Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, pada pukul 11.30 WIB, (Pos Damkar Jati Agung dan Pos Damkar Tanjung Bintang)
- Pemadaman kebakaran lahan di Desa Haduyang, Kecamatan Natar, pada pukul 14.00 WIB (Pos Damkar Natar)
- Pemadaman kebakaran lahan perkebunan PTPN Afdeling 1 Desa Rejosari, Kecamatan Natar sekitar pukul 15.40 WIB (Pos Damkar Natar dibantu 3 Unit Ranpur Bandarlampung)
- Pemadaman kebakaran lahan dekat perumahan Sabah Balau Residence/belakang Balai Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang, sekitar pukul 20.15 WIB (Pos Damkar Tanjung Bintang).
- Pemadaman kebakaran lahan di Desa Blebuk, Kecamatan Bakauheni, sekitar pukul 20.30 WIB (Pos Damkar Kalianda)
Baca juga : Buat Resah Warga, Damkarmat Lampung Selatan Evakuasi Ular Sanca 4 Meter
