Lappung – Noverisman Subing minta PMII Lampung wajib menangkan pasangan AMIN.
Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Lampung bersama PKC PMII Lampung menggelar konsolidasi akbar.
Konsolidasi ini untuk memenangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) pada Pilpres 2024 mendatang.
Baca juga : Cak Imin dan 5 Purnawirawan Bahas Persatuan Hingga Ideologi
Dalam pertemuan itu juga, secara resmi membentuk Pergerakan Aktivis Nahdliyyin Nusantara (PeranNU).
PeranNU selanjutnya akan melakukan kerja-kerja pemenangan AMIN.
Menurut Ketua IKA PMII Lampung, Noverisman Subing, pembentukan PeranNU merupakan langkah awal dari keluarga besar PMII Lampung untuk mensosialisasikan pasangan AMIN.
Kanjeng Nover, begitu kerap disapa, menyebutkan, struktur PeranNU akan diisi oleh perwakilan IKA PMII dan PKC PMII.
“Ketua IKA PMII Lampung akan menjadi Ketua PeranNU dan Ketua PKC PMII akan menjadi sekretaris PeranNU.
“Begitupun di tingkat kabupaten/kota, Ketua IKA PMII di tingkat kabupaten akan menjadi Ketua PeranNU dan Ketua PC PMII tingkat kabupaten akan menjadi sekretaris,” ujarnya, Sabtu, 22 September 2023.
Ia menyebutkan, dalam struktur PeranNU merupakan gabungan dari pengurus struktural PMII dengan Ikatan alumni PMII se-Lampung.
“Ke depan kerja-kerja pemenangan AMIN akan dilakukan melalui PeranNU,” ungkapnya.
Baca juga : MMS ke-9, PKS Resmi Usung Pasangan Anies-Cak Imin
Menurutnya, keluarga besar PMII merupakan pendukung utama Muhaimin Iskandar.
Karena Muhaimin merupakan mantan Ketua PB PMII tahun 1994-1997 sekaligus saat ini menjadi Ketua Mabinas PB PMII.
“Selama Muhaimin Iskandar mencalonkan diri, maka kewajiban kami untuk ikut mensukseskan,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, saat ini banyak Kader PMII yang menjabat di kursi strategis, seperti kepala daerah, anggota DPR dan DPRD, dan lain sebagainya.
“Hal ini menurutnya menandakan PMII sudah besar. Ini tentu menjadi rasa kebanggaan kader PMII yang sedang berproses di tiap tingkatan,” jelasnya.
Ia menegaskan wajib hukumnya bagi kader PMII untuk mensosialisasikan dan memenangkan AMIN.
Menurutnya terdapat banyak hal untuk dilakukan, bagi kader yang berstatus mahasiswa bisa mengajak bedah buku Cak Imin di kampus.
Hal ini untuk membedah pemikiran Cak Imin melalui buku-bukunya.
Begitupun dengan Alumni PMII, salah satu strategi jitu untuk mensosialisasikan Cak Imin adalah dengan menyampaikan program peningkatan anggaran desa sebesar Rp 5 M yang digagas Cak Imin.
“Program anggaran desa sebesar Rp5 miliar merupakan gagasan Cak Imin. Bagi kepala desa ini sangat berarti dan mendukung kebutuhan mereka.
