Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Lampung Dinilai Ideal Jadi Pilot Project Smart Farming China

    Lampung Dinilai Ideal Jadi Pilot Project Smart Farming China

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    28/04/2025
    in Pemerintahan
    Lampung Dinilai Ideal Jadi Pilot Project Smart Farming China

    Perwakilan POLY Group China usai bertemu Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Lampung dinilai ideal jadi pilot project Smart Farming China.

    Provinsi Lampung dinilai memiliki potensi besar dan sangat ideal untuk dijadikan proyek percontohan pertanian modern atau Smart Farming di Indonesia.

    Baca juga : Ahmad Muzani Dorong Mentan Atasi Krisis Peternakan dan Pertanian Lampung

    Penilaian ini disampaikan oleh perwakilan POLY Group China, salah satu perusahaan BUMN terbesar di negara tersebut, dalam pertemuan dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

    Pertemuan yang berlangsung di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung itu dihadiri oleh Mr Wang Baoan dan Li Zhonyi dari POLY Tainuo (Shenzhen) Energy and Poly Power Service Co., Ltd.

    Turut hadir Ketua Apindo Provinsi Lampung Ary Mezari Alfian dan Dr Firmansyah Y. Alfian dari Yayasan Alfian Husin.

    Momentum ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kerja sama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Shandong, Tiongkok.

    Hal itu mencakup berbagai sektor seperti investasi, perdagangan, pertanian, pelabuhan, teknologi digital, industri hilirisasi, energi terbarukan, dan pariwisata.

    Dalam diskusi, Mr Wang mengungkapkan ketertarikan mendalam terhadap potensi pertanian Lampung.

    Baca juga : Mirza Bawa JAKI ke Lampung, Kerja Sama dengan Pramono Anung Diresmikan

    Ia bahkan telah melakukan survei langsung ke lahan pertanian di Tanjungbintang seluas 200-300 hektare dan menilai area tersebut sangat potensial untuk pengembangan proyek percontohan pertanian berbasis teknologi canggih.

    Proyek uji coba ini ditargetkan dapat diperluas hingga mencapai 10.000 hektare.

    Menurut Mr Wang, kerja sama strategis ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas ke Tiongkok serta memposisikan Lampung sebagai pusat investasi pertanian yang menjanjikan.

    Proyek ini bahkan disebut berpotensi menjadi cikal bakal kawasan industri baru sekaligus memperkuat infrastruktur modern di Lampung.

    “Lampung memiliki kekuatan besar, baik dari sisi darat maupun laut. Teknologi pertanian di Shandong mampu menghasilkan tiga kali panen dalam setahun dengan produktivitas tinggi.

    “Kami ingin menghadirkan sistem ini ke Lampung sebagai kontribusi terhadap ketahanan pangan Indonesia,” ujar Mr. Wang melalui penerjemah, dikutip pada Senin, 28 April 2025.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik kunjungan dan minat investasi tersebut.

    Ia menegaskan bahwa Lampung memiliki banyak keunggulan di sektor pertanian, termasuk sebagai penghasil udang terbaik di Indonesia serta salah satu pemasok utama nasional untuk komoditas seperti beras, jagung, dan ubi kayu.

    Gubernur memaparkan kondisi pertanian Lampung saat ini, di mana sekitar 80 persen proses tanam masih dilakukan secara manual, dan hanya 60 persen hasil panen yang menjalani proses pengeringan optimal.

    “Ini menjadi peluang besar untuk modernisasi. Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan investor global,” tegasnya.

    Baca juga : Harga Gabah Oke, Irigasi dan Penyerapan Jadi PR di Panen Raya Lampung

    Ia juga menambahkan bahwa optimalisasi pemberian pupuk pada musim tanam terakhir telah berhasil meningkatkan hasil panen hingga 30 persen, menunjukkan potensi peningkatan produktivitas melalui intervensi teknologi dan input yang tepat.

    Mengenai preferensi pasar, Gubernur menjelaskan bahwa beras medium cukup diminati karena harganya kompetitif dengan mutu terjaga, dan Lampung adalah pemasok utama beras ke Jakarta.

    “Jika kualitas dan efisiensi terus meningkat, Lampung bisa menjadi episentrum pangan strategis, bahkan untuk ekspor ke negara tetangga seperti Singapura,” jelas Gubernur.

    Dari sisi sumber daya manusia, Gubernur yang akrab disapa Kiyai Mirza ini menyebutkan bahwa Lampung memiliki modal demografi yang kuat sebagai provinsi dengan populasi ketujuh terbesar di Indonesia, di mana 68 persen penduduk berada pada usia produktif.

    “Ini kekuatan besar untuk mendukung sektor pertanian dan industri lainnya. Selain itu, Lampung juga merupakan salah satu provinsi paling aman untuk berinvestasi,” tambahnya.

    Lampung Dinilai Ideal Jadi Pilot Project Smart Farming China

    Ketua APINDO Lampung, Ary Mezari Alfian, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memiliki dampak ekonomi.

    Tetapi juga memperkuat diplomasi regional antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dengan Provinsi Shandong yang memiliki karakteristik serupa.

    Sebagai tindak lanjut, APINDO bersama Tainuo (Shenzhen) Energy and Power Service Co., Ltd. sedang memfasilitasi pertemuan resmi antara Gubernur Lampung dan Gubernur Shandong, beserta delegasi pelaku usaha kedua belah pihak.

    Penandatanganan kerja sama strategis ini direncanakan pada 28 Mei 2025.

    Setelah pertemuan, delegasi China juga dijadwalkan mengunjungi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdurachman, sebagai bagian dari rencana investasi di sektor ekowisata.

    Rencana pengembangan mencakup pembangunan teropong bintang, hotel, dan fasilitas wisata lainnya.

    “Saya sangat tertarik mengajak investor dari Tiongkok ke Lampung.

    “Potensinya luar biasa, tak hanya di bidang pertanian tetapi juga dalam pengembangan kawasan wisata,” tutup Mr Wang.

    Baca juga : Fokus Pengairan dan Serapan Gabah, Bupati Pesawaran Genjot Produktivitas Petani

    Tags: Gubernur LampungLampungPertanianPertanian LampungPOLY Group ChinaRahmat Mirzani Djausal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Santri Al Muawanah Lampung Tewas, Keluarga Duga Korban Bullying dan Tutup-tutupi

    Next Post

    Nasib 5 Kasus Korupsi Lampung Abu-abu, Pematank Lapor ke Kejagung

    Related Posts

    Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045
    Pemerintahan

    Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045

    22/05/2026
    Kantor Pertanahan (BPN) Kota Palangka Raya resmi memperkenalkan inovasi layanan terbarunya yang bertajuk LASUT HUMA
    Pemerintahan

    BPN Kota Palangka Raya Luncurkan Inovasi LASUT HUMA

    09/05/2026
    LAKUWAL Inovasi Cerdas Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya
    Pemerintahan

    LAKUWAL Inovasi Cerdas BPN Kota Palangka Raya

    08/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta

      Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved