Lappung – Ahmad Muzani dorong Mentan atasi krisis peternakan dan pertanian Lampung.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyoroti berbagai permasalahan krusial yang dihadapi petani dan peternak di Lampung.
Baca juga : Pemuda Tani Lampung: Kebijakan Prabowo Dorong UMKM Jadi Pilar Ekonomi
Isu-isu ini mencakup tantangan yang mempengaruhi kesejahteraan mereka serta keberlanjutan sektor pertanian dan peternakan di Lampung.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Muzani dalam acara Kontes dan Expo Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) yang berlangsung di Kabupaten Lampung Tengah.
Acara ini pun dihadiri langsung Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Penjabat Gubernur Lampung Samsudin, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Muzani menekankan pentingnya kehadiran Menteri Pertanian sebagai langkah nyata untuk mengatasi persoalan yang selama ini membebani sektor pertanian dan peternakan di Lampung.
“Kehadiran Mentan Amran hari ini membawa optimisme besar bagi masyarakat Lampung, khususnya petani dan peternak.
“Kita berharap ini menjadi awal menuju swasembada daging dan pangan,” ujar Muzani, Sabtu, 16 November 2024.
Krisis Irigasi dan Harga Pupuk Mahal
Muzani mengungkapkan beberapa masalah mendesak di sektor pertanian Lampung.
Baca juga : Utang UMKM Macet Hingga 10 Tahun Dihapus, Pemerintah Beri Kriteria Khusus
Ia menyoroti 350 ribu hektare sawah yang tidak dapat terairi dengan baik akibat sedimentasi.
Masalah ini, menurut Muzani, membutuhkan penanganan segera agar produktivitas pertanian tidak terus menurun.
“Pak Menteri sudah mendengar laporan dari Pak Mirza (Cagub Lampung) tentang irigasi yang bermasalah.
“Kita harap langkah konkret segera dilakukan untuk mengatasi hal ini,” tegas Muzani.
Selain itu, ia juga menyoroti harga pupuk yang terus melambung, memberatkan petani jagung yang mengelola sekitar 500 ribu hektare lahan di Lampung.
Muzani meminta pemerintah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden untuk subsidi pupuk.
Peternak Sapi Merugi
Tidak hanya petani, peternak sapi di Lampung juga mengeluhkan rendahnya harga daging sapi, yang saat ini dijual di bawah Rp48 ribu per kilogram.
Kondisi ini dinilai merugikan peternak, terutama di tengah kenaikan harga pakan.
Baca juga : 2024 Honorer Tanggamus Masih Gajian
Muzani meminta Menteri Pertanian segera mencari solusi konkret untuk memastikan keseimbangan harga yang menguntungkan peternak.
“Masalah ini harus menjadi prioritas. Jangan sampai peternak terus dirugikan,” tegasnya.
Ahmad Muzani Dorong Mentan Atasi Krisis Peternakan dan Pertanian Lampung
Menteri Pertanian Amran Sulaiman langsung merespons keluhan yang disampaikan Muzani.
Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan tanpa retorika.
“Kita tidak ingin hanya berbicara. Kita ingin menyelesaikan masalah bersama petani dan peternak.
“Persoalan harga daging sapi murah, pupuk mahal, semua akan kami tindak lanjuti,” ujar Amran.
Ia juga memerintahkan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk segera menangani masalah harga daging sapi di Lampung.
“Harga minimal harus di atas Rp50 ribu per kilogram. Jangan ada kebijakan yang merugikan peternak kita,” tegas Amran.
Amran menambahkan, pemerintah tidak akan mentolerir kebijakan yang menyulitkan petani.
“Kesulitan petani adalah kesulitan kami. Kami akan terus mendampingi mereka agar sektor ini bangkit,” tutupnya.
Baca juga : Investment Summit 2023. Lampung Buka Peluang Investasi





Lappung Media Network