Lappung – Massa aksi suarakan patgulipat proyek FKIP Unila di Kejati Lampung.
Massa yang tergabung dari Alumni Fakultas Teknik Unila, melakukan aksi protes di depan Gedung Kejati Lampung, pada Rabu, 6 September 2023.
Baca juga : Korupsi Anggaran Pekon Pagar Dalam, Amri Jaya Dijatuhi Vonis 3 Tahun Penjara
Aksi ini dipicu oleh kekhawatiran mereka terkait pengadaan proyek pembangunan gedung baru FKIP yang dikenal sebagai “patgulipat”.
Massa aksi meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung untuk melakukan pendalaman terhadap proses pengadaan proyek tersebut.
Protes ini mencuat setelah terungkapnya ketidakjelasan dalam proses tender proyek yang telah dimenangkan oleh sebuah perusahaan, namun tiba-tiba dibatalkan tanpa penjelasan yang memadai.
Mereka pun menduga adanya pengaturan yang tidak transparan dalam pemenangan perusahaan lelang tender pembangunan gedung FKIP Unila tahun 2023.
Koordinator aksi, Abdil Hafiz, menyebut, ada dugaan KKN dalam tender proyek gedung FKIP Unila, karena itu mereka meminta Kejati Lampung melakukan pendalaman.
Baca juga : Garap Dugaan Korupsi Inspektorat Lampura, 4 Teknisi Universitas Bandar Lampung Diperiksa
“Kami menduga ada pengaturan dalam pemenangan perusahaan lelang itu, soalnya sudah dimenangkan tiba-tiba dibatalkan, ini sudah tidak benar,” ungkap Abdil.
Pengadaan proyek tersebut, dikatakan oleh massa aksi telah terindikasi tak beres sejak awal.
Sebab perusahaan pemenang tender yang kemudian dibatalkan tersebut rupanya tak berkesesuaian terkait alamat kantornya.
Yang kemudian, hal itu disebut menjadi kecurigaan banyak pihak.





Lappung Media Network