Lappung – Petualangan Bobby Asia, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Bandarlampung, yang nekat menyamar sebagai jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, akhirnya tamat.
Baca juga : Iming-iming Kerja ke Taiwan, Calon TKI di Lampung Timur Tertipu Rp147 Juta
Aksinya terbongkar dan ia diamankan oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Senin kemarin.
Ironisnya, seragam gagah berpangkat melati dua yang ia gunakan untuk mengelabui banyak pihak, diakuinya dibeli di sebuah pasar di Lampung.
Penangkapan pria yang tercatat sebagai ASN di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bandarlampung ini bermula dari kecurigaan jajaran Kejari OKI.
Bobby, dengan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) Kejaksaan lengkap, mendatangi kantor Kejari OKI dengan maksud meminta pengawalan untuk bertemu Bupati OKI.
“Pihak kami menaruh curiga saat yang bersangkutan datang dan mengaku sebagai jaksa intel dari Kejagung,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri OKI, H. Sumantri, melalui Kasi Intelijen Agung Setiawan, Selasa, 7 Oktober 2025.
Mendapati kejanggalan pada gerak-gerik dan penuturannya, tim Kejari OKI segera melakukan kroscek dan verifikasi.
Baca juga : Jauh-jauh dari Lampung, 3 Sekawan Tipu Toko Emas di Kaltim
Setelah dipastikan identitasnya palsu, tim yang dipimpin langsung oleh Kajari Sumantri bersama Kasi Pidsus Purnomo langsung bergerak dan mengamankan Bobby saat sedang berada di sebuah rumah makan.
Sebelum beraksi di OKI, Bobby bahkan sempat menyambangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan untuk mencari Kasi Dalops, namun tidak berhasil bertemu.
Tak berhenti di situ, ia juga mendatangi Kodim OKI untuk tujuan yang sama, yakni meminta fasilitas pengawalan.
Saat diamankan, Bobby hanya bisa tertunduk lesu.
Seragam cokelat kebanggaan Korps Adhyaksa yang ia kenakan tak mampu lagi menyembunyikan statusnya sebagai jaksa gadungan.
Asisten Bidang Intelijen Kejati Sumsel, Toto Bambang Sapto Dwijo, yang diwakili Kasipenkum Vani Yulia Eka Sari, membenarkan penangkapan tersebut.
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Kejati Sumsel untuk menjalani pemeriksaan intensif.
“Tersangka sudah kami amankan untuk didalami lebih lanjut motifnya. Tim masih bekerja melakukan pemeriksaan intensif,” jelas Vani.
Pihak kejaksaan juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Bobby untuk memastikan kondisi mentalnya.
“Kondisi kejiwaan yang bersangkutan juga akan menjadi bagian dari pemeriksaan kami,” pungkasnya.
Baca juga : Jangan Tertipu Label, 5 Merek Beras Premium Ini Tak Penuhi Standar
