Lappung – Pendaki Gunung Seminung tersambar petir, 1 orang tewas dan 2 luka berat, pada Sabtu, 29 April 2023, sekitar pukul 23.45 WIB.
Polres Lampung Barat bersama TNI dan tim SAR BPBD berhasil mengevakuasi pendaki gunung yang menjadi korban tersambar petir.
Baca juga : Viral di Media Sosial Video Kapolres Lampung Selatan Evakuasi Korban Kecelakaan dan Atur Lalu Lintas
1 orang yang tewas berhasil diturunkan dari Gunung Seminung, Pekon Teba Pring, Sukau, Lampung Barat, pada Minggu, 30 April 2023.
Diketahui, pendaki berjumlah keseluruhan yang semula sebanyak 58 orang menjadi 90 orang dengan melalui 2 pos jalur pendakian.
Di antaranya, 73 orang naik dan mendaki melalui jalur Pos Pekon Teba Pring Raya, Sukau, Lampung Barat.
Sedangkan 17 orang pendaki naik melalui jalur pos air panas Desa Kota Batu, Warkuk Ranau Selatan, Oku Selatan, Sumatra Selatan.
1 orang meninggal dunia bernama Abdal Reka Anggara (18), warga Desa Terean, Mekakau Ilir, OKU Selatan.
Sementara, 2 orang pendaki mengalami luka berat bernama Adi Yusuf Saputra (23) warga Mekakau Ilir Oku Selatan.
Baca juga : Mayat Pria Dilereng Gunung Seminung Dievakuasi Polisi
Lalu, Andika (18) warga Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
Kemudian 3 orang pendaki mengalami luka sedang di antaranya Heru (23), Wawan (23) dan Erlanda (21) yang merupakan warga Ogan Komering Ulu Selatan.
Pendaki Gunung Seminung tersambar petir, 1 orang tewas dan 2 luka berat
Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho, mengatakan, bahwa sebanyak 90 orang mengikuti kegiatan pendakian.
“Mereka naik melalui jalur pendakian dari Kota Batu, Warkuk, Oku Selatan, Sumsel dan Pekon Teba Pering Raya, Sukau,” ujarnya, Minggu, 30 April 2023.
Baca juga : Pulang dari Sawah, Petani Tewas Terseret Arus Sungai Way Ratai
Kejadian ini, sambung Heri, akibat adanya intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Sukau dan sekitarnya.
“Cuaca buruk mengakibatkan pendaki tersambar petir dan mengalami luka bakar,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, pada pukul 06.00 WIB, korban baru bisa dievakuasi untuk dibawa ke Puskesmas Buay Nyerupa Sukau.
Heri juga mengatakan bahwa untuk sementara waktu pendakian di Gunung Seminung ditutup.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya korban jiwa.
“Karena perlu diketahui saat ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga dapat membahayakan para pendaki,” tandasnya.
Baca juga : Sat Pol Air Polres Lampung Selatan Bongkar Praktik Ilegal Fishing di Perairan Selat Sunda





Lappung Media Network