Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Pinjaman 0,5 Persen untuk Daerah: Akselerasi Cerdas ala Prabowo-Purbaya

    Pinjaman 0,5 Persen untuk Daerah: Akselerasi Cerdas ala Prabowo-Purbaya

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    03/11/2025
    in Ekonomi
    Pinjaman 0,5 Persen untuk Daerah: Akselerasi Cerdas ala Prabowo-Purbaya

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan skema pinjaman baru untuk daerah dengan bunga sangat rendah, yakni hanya 0,5 persen per tahun.

    Kebijakan terobosan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 38 Tahun 2025, yang ditandatangani untuk mengakselerasi pembangunan di daerah.

    Baca juga : Perintah Prabowo: Harga Pupuk Subsidi Langsung Turun

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai langkah yang diambil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa itu sebagai sebuah keberanian fiskal yang sangat dibutuhkan.

    “Ini adalah langkah berani untuk mempercepat pembangunan daerah tanpa membebani anggaran secara berlebihan,” ujar Mahendra Utama, Senin, 3 November 2025.

    Menurut Mahendra, kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi Pemerintah Daerah (Pemda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menggerakkan ekonomi lokal.

    “Tujuannya jelas, yaitu menggerakkan ekonomi lewat pembangunan infrastruktur dan proyek produktif yang punya dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya, Senin, 3 November 2025.

    Pengajuan pinjaman ini dapat dilakukan Pemda secara langsung ke pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan atau melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

    Mahendra juga menyoroti kontras yang sangat tajam antara bunga pinjaman baru ini dengan skema komersial yang berlaku di pasar.

    “Kalau kita bandingkan dengan bunga pinjaman komersial yang bisa tembus 6 sampai 7 persen, tawaran 0,5 persen ini praktis seperti oksigen fiskal bagi daerah,” tegasnya.

    Baca juga : Dampak Diplomasi Internasional Prabowo Subianto Bagi Indonesia

    Dengan biaya pendanaan yang sangat rendah, lanjutnya, banyak proyek strategis daerah yang sebelumnya mangkrak atau sulit didanai kini menjadi lebih realistis untuk diwujudkan.

    “Proyek-proyek seperti irigasi, jalan antar-desa, sampai pengolahan pangan modern jadi lebih mungkin dieksekusi tanpa harus menunggu transfer pusat yang seringkali terbatas,” tambah Mahendra.

    Meski memuji terobosan tersebut, Mahendra mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan itu sangat bergantung pada disiplin fiskal dan tata kelola di daerah.

    Dia menyoroti mekanisme pembayaran yang akan dilakukan melalui pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai pengaman agar utang daerah tidak menumpuk.

    “Skema potong DAU memang jadi pengaman, tapi daerah juga harus pintar-pintar memilih proyek yang benar-benar produktif, bukan sekadar membangun,” katanya.

    Mahendra menekankan transparansi dan akuntabilitas sebagai kunci mutlak agar pinjaman murah ini tidak berbalik menjadi masalah baru.

    “Jika tata kelolanya lemah, pinjaman murah ini bisa berubah menjadi jebakan fiskal di kemudian hari. Ini yang harus diwaspadai,” imbuhnya.

    Bagi Mahendra, langkah Prabowo-Purbaya ini pada dasarnya adalah strategi cerdas untuk mengubah paradigma pembangunan daerah.

    “Ini mengubah paradigma dari yang tadinya menunggu kucuran dana menjadi berani berinovasi dengan tanggung jawab.

    “Jika dikelola baik, ini bukan sekadar utang murah, tapi investasi negara untuk masa depan ekonomi daerah yang lebih mandiri,” pungkasnya.

    Baca juga : Pertanian Jawara Ekonomi di Era Prabowo 

    Tags: #EkonomiIndonesia#OtonomiDaerah#PembangunanDaerah#PrabowoSubianto#PurbayaYudhiSadewa
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Laju Inflasi Tahunan Lampung Sukses Direm ke 1,20 Persen, BPS: Biaya Sekolah Anjlok

    Next Post

    Jalan Jati Mulyo Retak, Pelaksana: Pekerjaan Belum Selesai, Pasti Diperbaiki

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved