Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: Pipa Tempino-Sei Gerong, Daya Ungkit Ekonomi Rakyat Dua Provinsi.
Pipa Tempino-Sei Gerong, Daya Ungkit Ekonomi Rakyat Dua Provinsi
Oleh: Mahendra Utama*
Infrastruktur yang Menghubungkan Potensi Jambi dan Sumsel
Pipa Tempino-Sei Gerong sepanjang 262,5 kilometer dengan kapasitas 20.000 barel per hari bukan sekadar infrastruktur energi. Ia adalah jembatan yang menghubungkan potensi sumur minyak rakyat Jambi dan Sumatera Selatan dengan rantai pasok nasional.
Sejak Juni 2026, Pertagas menyalurkan minyak BUMD, koperasi, dan UMKM menuju Kilang Plaju, dengan capaian 1.300 BOPD melalui Pertamina EP dan 500 BOPD melalui Medco E&P Grissik.
Bagi Jambi yang memiliki 11.509 sumur rakyat, pipa ini adalah urat nadi baru; bagi Sumatera Selatan dengan 26.300 sumur, ia adalah penggerak ekonomi yang selama ini terpendam.
Teori Multiplier Effect dalam Praktik
Ekonom Universitas Pertamina, Rinto Pudyantoro, menegaskan bahwa multiplier effect industri hulu migas “tidak hanya berhenti pada penerimaan negara, tetapi juga menjalar ke berbagai sektor, termasuk tenaga kerja lokal, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah secara keseluruhan”.
Kajian awal menunjukkan setiap 1.000 sumur yang dioperasikan UMKM dan BUMD berpotensi menciptakan 1.500–2.000 lapangan kerja langsung serta memacu jasa perawatan sumur, transportasi, dan keuangan mikro.
Apresiasi untuk Para Pihak
Apresiasi patut diberikan kepada Pertagas yang dipimpin Indra P. Sembiring. Pernyataannya bahwa “infrastruktur yang kami kelola menjadi penghubung antara potensi daerah dan kebutuhan energi nasional” mencerminkan visi pembangunan inklusif.
Apresiasi juga layak disampaikan kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, serta Gubernur Jambi Al Haris dan Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah mendorong legalisasi ini.
Bagi Jambi, legalisasi membuka potensi PAD dari 1.335 sumur aktif di Muaro Jambi; bagi Sumsel, ini memulihkan potensi pajak Rp7,02 triliun di Musi Banyuasin. (*)
——————————————————————
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network