Lappung – Polda Lampung musnahkan 566 senjata api rakitan berikut ratusan amunisi.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, memusnahkan senpi rakitan beserta amunisinya pada perayaan HUT ke-8 Tekab 308 Presisi di Mapolda Lampung.
Baca juga : 2 Maling Sapi di Lampung Tengah Kepergok Warga, Berawal dari Suara Langkah Kak
Helmy Santika mengatakan, Polda Lampung memusnahkan sebanyak 566 senjata api rakitan dan 295 butir amunisi dari berbagai jenis dan ukuran.
Senjata api tersebut di antaranya, 463 senjata api laras pendek jenis revolver, 55 pucuk senjata api laras pendek jenis pistol, dan 48 senjata api laras panjang.
“Senjata api ini kami dapatkan dari berbagai macam kegiatan operasi,” ungkap Helmy.
Rinciannya, di operasi sikat polisi mengamankan 283 senpi dan amunisi 75 butir.
Lalu, operasi pekat mendapatkan 168 senpi dan 130 butir amunisi, serta sisanya dari masyarakat menyerahkan langsung secara sukarela kepada petugas.
Baca juga : Polda Lampung Tersangkakan 3 Orang Komplotan Geng Motor Bersenjata Tajam
Helmy pun menghimbau, kepada masyarakat yang masih menyimpan atau memiliki senjata api rakitan ilegal untuk segera menyerahkan senjata tersebut kepada pihak kepolisian terdekat.
Polda Lampung musnahkan 566 senjata api rakitan berikut ratusan amunisi
Kapolda menekankan bahwa pihak kepolisian tidak akan memproses secara hukum apabila masyarakat menyerahkan senjata-senjata tersebut secara sukarela.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah terjebak dalam kepemilikan senjata ilegal untuk bertobat.
Baca juga : Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung Ungkap 307 Pelaku Kejahatan
“Kami menghargai tindakan sukarela masyarakat yang berusaha memutus mata rantai peredaran senjata ilegal,” tambahnya.
Ini juga, sambungnya, adalah langkah yang bijak dan mendukung upaya kepolisian untuk menjaga keamanan bersama.
Helmy menegaskan, bahwa identitas pihak yang menyerahkan senjata akan dijaga kerahasiaannya.
Sehingga tidak perlu ada ketakutan terkait pelaporan atau pengungkapan identitas tersebut.
Hal ini bertujuan untuk mendorong lebih banyak masyarakat yang memiliki senjata ilegal untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Lampung.
Dirinya pun menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan.
“Upaya bersama ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua warga Lampung,” tandasnya.
Baca juga : Operasi Cempaka Krakatau 2023 Polda Lampung, Sebanyak 678 Penjahat Ditangkap
