Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Proyeksi Ekonomi Lampung 2026: Pertumbuhan 5,7 Persen dengan Sektor Pertanian Tetap Dominan

    Proyeksi Ekonomi Lampung 2026: Pertumbuhan 5,7 Persen dengan Sektor Pertanian Tetap Dominan

    by Irzon Dwi Darma
    01/01/2026
    in Ekonomi
    Proyeksi Ekonomi Lampung 2026: Pertumbuhan 5,7 Persen dengan Sektor Pertanian Tetap Dominan

    Lanskap pertanian yang bersanding dengan geliat industri pengolahan menjadi tumpuan utama target pertumbuhan ekonomi Lampung sebesar 5,7 persen pada tahun 2026. Foto: Arsip Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Perekonomian Provinsi Lampung diproyeksikan melanjutkan tren positif pada tahun 2026 dengan target pertumbuhan di kisaran 5,2 hingga 5,7 persen.

    Kendati fundamental ekonomi dinilai kokoh, tantangan pemerataan dan hilirisasi produk pertanian masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

    Baca juga : Potensi Ekonomi Lampung yang Menunggu Sentuhan

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai optimisme pemerintah daerah tersebut cukup realistis jika melihat tren stabilitas ekonomi dalam 5 tahun terakhir.

    Namun, ia menekankan agar angka pertumbuhan yang tinggi tidak sekadar menjadi statistik di atas kertas, melainkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

    “Secara data, fondasi kita kuat. Tren pertumbuhan di atas 5 persen hingga triwulan III-2025 adalah modal berharga.

    “Namun pertanyaannya, apakah kue pembangunan ini dinikmati merata? Ini yang harus dijaga,” ujar Mahendra Utama, Kamis, 1 Januari 2026.

    Pisau Bermata Dua

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Lampung pada 2024 mencatatkan pertumbuhan 5,41 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp522,97 triliun.

    Tren ini berlanjut hingga triwulan III-2025 dengan pertumbuhan 5,04 persen secara tahunan (year-on-year).

    Mahendra menyoroti struktur ekonomi Lampung yang masih sangat bergantung pada sektor agraris.

    Data triwulan III-2025 menunjukkan sektor pertanian menyumbang 28,38 persen terhadap struktur ekonomi, dengan andil pertumbuhan mencapai 38,89 persen.

    Komoditas seperti jagung, singkong, kelapa sawit, dan kopi robusta masih menjadi penopang utama.

    Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Lampung 2025: Momentum yang Tidak Boleh Dilewatkan

    Menurut Mahendra, dominasi ini merupakan pisau bermata dua.

    Di satu sisi menjadi kekuatan penyangga saat sektor lain terguncang, namun di sisi lain menunjukkan lambatnya diversifikasi ekonomi.

    “Kita tidak bisa selamanya hanya menjual bahan mentah. Sektor pertanian memang tulang punggung, tapi tanpa industrialisasi berbasis agro, nilai tambahnya minim.

    “Industri pengolahan yang baru menyumbang 17,66 persen harus digenjot lagi,” tegas Mahendra.

    Ekonomi Desa

    Menyikapi proyeksi pemerintah provinsi yang menargetkan PDRB Lampung berpotensi menyentuh angka Rp 580 triliun pada 2026, Mahendra mengingatkan pentingnya penguatan ekonomi desa.

    Ia mengapresiasi komitmen Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang fokus memastikan perputaran uang kembali ke desa.

    “Tantangan klasik kita adalah ketimpangan kota dan desa. Strategi agar uang dari desa berputar dan kembali ke desa adalah langkah strategis.

    “Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan berarti jika tidak inklusif,” paparnya.

    Mahendra menambahkan, kunci menghadapi 2026 bukan hanya pada menjaga produktivitas pertanian, melainkan memperbaiki konektivitas antar wilayah dan memperluas akses keuangan di level grassroot.

    “Jika industrialisasi berjalan dan konektivitas membaik, target 5,7 persen bukan hal mustahil.

    “Yang terpenting, kemakmuran itu harus dirasakan semua lapisan, bukan segelintir pihak saja,” pungkas Mahendra.

    Baca juga : Kawasan Metropolitan Lampung Raya: Kunci Pemerataan Ekonomi Lewat Koordinasi Regional

    Tags: #EkonomiLampung#MahendraUtama#PDRB2026#PembangunanDaerah#ProyeksiEkonomiLampungPertanian
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Untuk Kepergian Ibu Hajjah Nur Chayati, Karya: Mahendra Utama 

    Next Post

    ASDP Ubah Pelabuhan Jadi Ruang Temu Budaya Lewat BHC Harbour Fest

    Related Posts

    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Batik Lampung: Keindahan Motif Tradisional yang Menjadi Tren Fashion Modern

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ruang UMKM Lampung: Geliat Kolaborasi, Ekspor, dan Pemberdayaan ala Robby Herdian

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Munas HIPMI XVIII Lampung: Sinergi Ekonomi di Gerbang Sumatera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version