Lappung – Kelompok masyarakat dari Rumah Perempuan dan Anak apresiasi puskesmas inklusi Dinas Kesehatan Metro.
Sedikitnya empat dari sebelas puskesmas di Kota Metro mulai menyelenggarakan layanan inklusif melalui Program WASH In HCF (Water Sanitation and Hygiene In Health Care Facilities) di 2022.
Baca Juga : Dinas Kesehatan Metro Punya Puskesmas Inklusi Pertama di Indonesia
Yakni Puskesmas Iringmulyo, Banjarsari, Margorejo, dan Mulyojati.
Program ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Kesehatan Metro dengan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS).
Salah satu warga Iringmulyo dari kelompok masyarakat, Rumah Perempuan dan Anak (RPA), Aisyah, menyampaikan Puskesmas Iringmulyo saat ini kondisinya jauh lebih baik.
“Puskesmas Iringmulyo telah memfasilitasi semua kelompok masyarakat. Tentunya ini menjadi prestasi dari apa yang telah disiapkan oleh puskesmas,” kata Aisyah ketika ditemui di lokasi pada Rabu, 20 Juli 2022.
Pengajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro ini tergabung dalam kelompok kerja (pokja) Program WASH In HCF yang melakukan audit sosial terhadap Puskesmas Iringmulyo.
“Ketika kami memulai Program WASH In HCF ini setahun lalu, kondisi fasilitas puskesmas masih banyak yang harus dibenahi,” ujar dia.
Aisyah menuturkan dari sebelas indikator penilaian, pokja menyorot fasilitas toilet di puskesmas belum ramah gender, kelompok disabilitas, dan lansia.
Misalnya, toilet belum terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Kemudian untuk Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), puskesmas belum menyediakan pembalut wanita.
“Tetapi kita lihat sekarang, sudah banyak perkembangan yang tentunya lebih bagus. Terutama pada toilet yang sekarang sudah bisa diakses oleh disabilitas dan lansia,” kata Aisyah.
Rumah Perempuan dan Anak, lanjut dia, berharap fasilitas Puskesmas Iringmulyo bisa tetap terjaga dan siap dipakai kapan pun.
“Ketika fasilitas sudah ada, yang perlu diperhatikan adalah pemeliharaan, karena tidak mudah dan murah untuk menjaga agar tetap sustainable,” tutup dia.
Kepala Puskesmas Iringmulyo Dinas Kesehatan Metro, Muhtajir, menegaskan perlunya keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan di puskesmas sebagai pusat kesehatan masyarakat.
“Harus ada keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan mutu pelayanan. Apalagi dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah sekarang ini,” ujar dia.
Baca Juga : Pemerintah Kota Metro Berupaya Menekan Angka Kemiskinan
Muhtajir menilai masyarakat harus peduli dengan program dan kegiatan yang sedang dan akan dilakukan oleh Puskesmas Iringmulyo Dinas Kesehatan Metro.
“Agar mereka tahu kemana dana publik diarahkan atau digunakan, dan tidak segan-segan menjadi donatur untuk peningkatan mutu pelayanan terutama fasilitas puskesmas inklusi,” pungkas dia.
