Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Serat Tanah dan Rasa: Untuk Andre Abdullah

    Serat Tanah dan Rasa: Untuk Andre Abdullah

    by Irjen
    27/08/2025
    in Gaya Hidup
    Serat Tanah dan Rasa: Untuk Andre Abdullah

    Ketua DPLN Partai Gerindra Australia, H. Andre Abdullah, P.hD. Foto: Arsip Pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Puisi “Serat Tanah dan Rasa” karya Mahendra Utama ini merupakan sebuah lukisan kontras yang mendalam tentang dua wajah Jawa Timur, yaitu Jombang dan Sidoarjo.

    Pada bagian awal, Jombang digambarkan sebagai representasi kedamaian, spiritualitas, dan keindahan alam yang tradisional.

    Baca juga : Puisi untuk Dony Oskaria

    Citraan seperti “pesantren bertaut doa”, “Sungai Brantas”, dan “air terjun Tretes” membangun suasana yang tenang dan religius.

    Unsur-unsur kuliner seperti nasi pecel dan sate kambing tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga sebagai simbol kehangatan, kebersamaan, dan budaya yang mengakar.

    Bagian ini melukiskan potret tanah air yang ideal, damai, dan penuh dengan nilai-nilai luhur.

    Paragraf kedua mengalihkan fokus pada Sidoarjo dan menyajikan sebuah realitas yang bertolak belakang.

    Sidoarjo digambarkan sebagai pusat industri yang keras, ditandai dengan “pabrik-pabrik menjulang”, “awan kelabu”, dan “denyut keringat manusia”.

    Puisi ini juga secara gamblang menyebut tragedi “Lumpur Lapindo” yang membawa kepiluan.

    Namun, di tengah perjuangan dan kesedihan tersebut, penyair menyoroti semangat juang dan ketahanan masyarakatnya.

    Keberadaan kuliner seperti sate kerang dan bandeng presto yang “tetap bertahan” menjadi metafora perlawanan dan keberanian dalam menghadapi nestapa.

    Baca juga : Puisi Sumpah Setiaku Untuk Ibu Pertiwi, Karya Singo Geni

    Pada akhirnya, puisi ini menjadi sebuah pesan atau “bekal” untuk Andre Abdullah, seorang perantau, agar ia membawa serta suara tanah airnya yang terdiri dari kedamaian Jombang dan perjuangan Sidoarjo sebagai wujud bakti, harapan, dan pengingat akan identitasnya di mana pun ia berada.

    Serat Tanah dan Rasa: Untuk Andre Abdullah

     

    Di Jombang, senja menyapu lereng gunung,

    Pesantren bertaut doa, langit pun biru terunggu;

    Sungai Brantas mengalun kisah lama,

    Di setiap liku, nasi pecel menari dalam daun pisang.

     

    Sate kambing merekah di angkringan,

    Dibumbui cinta yang hangat dan santun;

    Air terjun Tretes berbisik lembut,

    Mengundang jiwa yang rindu akan selawat.

     

    Namun tak jauh, di Sidoarjo yang berdebu,

    Pabrik-pabrik menjulang, menggapai awan kelabu;

    Sate kerang dan kerupuk udang tetap bertahan,

    Di antara cerobong asap dan denyut keringat manusia.

     

    Lumpur Lapindo menggenang pilu,

    Tapi getok tularkan tangan tetap berbuat;

    Bandeng presto tetap digoreng harum,

    Melawan nestapa dengan keberanian yang tumprung.

     

    Wahai Andre, sang pengembara di Benua Selatan,

    Bawalah suara tanah ini ke cakrawala yang lebih jauh;

    Dari Jombang yang damai, Sidoarjo yang berjuang,

    Kami persembahkan puisi rasa: bakti dan harapan.

     

    Semoga langkahmu selalu dijaga langit,

    Di mana pun bumi dipijak, Indonesia tetap dikenang.

     

    Kelapa Gading, 21 Agustus 2025

    Mahendra Utama

    Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN

    Tags: Andre AbdullahBandeng PrestoBudaya JawaIdentitasJombangKedamaianKuliner Jawa TimurLumpur LapindoMahendra UtamaNasi PecelPerantauPerjuanganPesantrenPuisiPuisi KontemporerPuisi Lumpur LapindoPuisi tentang Tanah AirSastraSastra IndonesiaSerat Tanah dan RasaSidoarjoSungai Brantas
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Sampah Jadi Listrik: Harapan Baru Lampung dan Bandarlampung

    Next Post

    Penampilan Loyo di Awal Musim, Bhayangkara Presisi Lampung FC Panen Kritikan

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Panduan Lengkap Investasi Reksadana untuk Pemula: Mengenal Tentang Investasi Reksadana

    13/06/2026
    Gaya Hidup

    5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

    09/06/2026
    Gaya Hidup

    John Herdman Patahkan Kutukan 38 Tahun

    06/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Bioetanol Lampung, Kolaborasi Pertamina Toyota PTPN Dongkrak Ekonomi Daerah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Positif Regulasi Ayam Hidup Bagi Peternak Rakyat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemerintah Provinsi Lampung Kembali Raih Opini WTP ke-12 Kali Berturut-turut dari BPK RI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung Bisa Contoh Sukses Jabar Ekspor Ayam Karkas Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version