Untuk Hajjah Balqis Aliyah Sang Pelita yang Kembali
Lappung - Puisi ini adalah sebuah elegi, atau ungkapan duka cita, yang ditulis oleh Mahendra Utama untuk mengenang wafatnya seorang ...
Read moreDetailsHome » Puisi
Lappung - Puisi ini adalah sebuah elegi, atau ungkapan duka cita, yang ditulis oleh Mahendra Utama untuk mengenang wafatnya seorang ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Untuk Sang Nakhoda, di Usia 74 Musim adalah sebuah karya yang sarat dengan ungkapan syukur dan apresiasi ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Serenada untuk Sang Pejuang adalah sebuah karya sastra yang dipersembahkan sebagai penghormatan dan ucapan selamat ulang tahun ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Sebatang Asa untuk Tuan Tembakau adalah sebuah karya penghormatan dan perpisahan yang ditujukan kepada seorang tokoh bernama ...
Read moreDetailsLappung - Puisi "Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu" merupakan sebuah karya yang berisi sanjungan dan penghormatan kepada Abdul Muhaimin ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Gerhana di Bandar Lampung karya Mahendra Utama ini menggambarkan 2 lapisan makna yang saling terkait. Lapisan pertama ...
Read moreDetailsLappung - Puisi “Menyerap Cahaya Ponpes Hingga Menjaga Marwah Pulau-Pulau Nusantara” adalah sebuah penghormatan yang menggambarkan perjalanan hidup dan pengabdian ...
Read moreDetailsLappung - Puisi "Serat Tanah dan Rasa" karya Mahendra Utama ini merupakan sebuah lukisan kontras yang mendalam tentang dua wajah ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Sumpah Setiaku Untuk Ibu Pertiwi adalah sebuah dialog spiritual yang intim antara sang penyair dengan Tuhan. Paragraf-paragraf ...
Read moreDetailsLappung - Puisi Jejakmu di Negeri Hukum adalah sebuah doa dari penulis, Mahendra Utama, kepada seorang sahabat bernama Andrie Wahyu ...
Read moreDetails