Lappung – Sinergi KLHK dan Lampung lokakarya IAD dorong industri perhutanan sosial.
Dalam upaya mempercepat pengembangan industri berbasis perhutanan sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.
Baca juga : Bercocok Tanam di Hutan Register 20, Petani Hutan Desa Banjaran Panen Setiap Bulan dari Agroforestri
Salah satunya dengan menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Masterplan Integrated Area Development (IAD) di Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024 di Hotel Sheraton Lampung, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, akademisi, pelaku usaha, dan Kelompok Tani Hutan (KTH).
Lokakarya juga bertujuan menyusun strategi pengembangan perhutanan sosial yang terintegrasi, guna memperkuat kesejahteraan masyarakat lokal serta menjaga kelestarian hutan.
Sinergi antara KLHK dan pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan industri perhutanan yang berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
KLHK Targetkan Transaksi Perhutanan Sosial Rp1,5 Triliun
Dalam sambutannya, Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial KLHK, Catur Endah Prasetiani, menegaskan bahwa perhutanan sosial menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di tahun 2024, pemerintah telah menetapkan target transaksi ekonomi dari perhutanan sosial sebesar Rp1,5 triliun.
“Target ini merupakan kelanjutan dari capaian tahun 2023, di mana kita berhasil mencapai transaksi ekonomi Rp1,1 triliun.
“Hingga Agustus 2024, realisasinya sudah mencapai 31,68 persen, atau sekitar Rp466 miliar,” jelas Prasetiani.
Baca juga : KPH Way Pisang Go Digital Promosikan Wisata Alam
Ia menambahkan, melalui program perhutanan sosial yang terintegrasi, masyarakat dapat memperoleh pendapatan dari berbagai produk hutan.
Mulai dari hasil hutan kayu hingga non-kayu, serta jasa lingkungan seperti ekowisata.
Pesawaran: Potensi Besar Perhutanan Sosial
Kabupaten Pesawaran, sebagai wilayah dengan luas hutan yang signifikan, memiliki potensi besar untuk mengembangkan perhutanan sosial.





Lappung Media Network