Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Strategis bagi Industri, PGN LNG Jaga Stabilitas Gas Bumi via FSRU Lampung

    Strategis bagi Industri, PGN LNG Jaga Stabilitas Gas Bumi via FSRU Lampung

    by Irjen
    20/01/2026
    in Ekonomi
    Strategis bagi Industri, PGN LNG Jaga Stabilitas Gas Bumi via FSRU Lampung

    Proses transfer kargo perdana melalui skema ship-to-ship (STS). Foto: Arsip FSRU Lampung

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – PT PGN LNG Indonesia (PLI) langsung tancap gas mengawali operasional tahun 2026.

    Fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung resmi memulai rangkaian operasinya tahun ini dengan merampungkan proses transfer kargo perdana melalui skema ship-to-ship (STS).

    Baca juga : Menakar Peran Strategis Pemerintah Provinsi dalam Memajukan Industri Daerah

    Langkah itu menjadi sinyal positif bagi jaminan pasokan energi di wilayah barat Indonesia.

    Dalam operasi pembuka tersebut, FSRU Lampung menerima pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dengan volume sekitar 140.500 meter kubik.

    Kargo gas alam cair didatangkan langsung dari Terminal LNG Donggi Senoro, Sulawesi Tengah. Proses alih muatan dari kapal pengangkut ke fasilitas terapung dilaporkan berjalan mulus, aman, dan mematuhi standar keselamatan ketat.

    Direktur Utama PGN LNG, Nofrizal, menyebutkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum peningkatan kinerja operasional.

    Jika sepanjang tahun 2025 FSRU Lampung sukses meregasifikasi 23 kargo, tahun ini kapasitas penerimaan diproyeksikan meningkat signifikan.

    “Memasuki 2026, infrastruktur FSRU Lampung dalam kondisi prima untuk menerima hingga 30 kargo LNG sesuai jadwal yang ditetapkan,” jelas Nofrizal dalam keterangan resminya, Senin, 19 Januari 2026.

    Baca juga : Jadi Lokomotif Pangan Nasional, Lampung Siapkan Agroindustri di Kota Baru

    Nofrizal menegaskan, peningkatan aktivitas ini berbanding lurus dengan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga neraca gas bumi nasional.

    Menurutnya, seluruh tim di lapangan bersama para mitra kerja berkomitmen penuh menjaga keandalan fasilitas demi kepastian suplai ke konsumen strategis.

    “Kami fokus memastikan pasokan gas bagi pembangkit listrik dan sektor industri, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat dan Sumatera, tetap aman terkendali,” tambahnya.

    Sebagai informasi, FSRU Lampung merupakan aset vital milik PLI, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang berfungsi sebagai gudang raksasa terapung.

    Fasilitas tersebut memiliki kapasitas penyimpanan hingga 170.000 meter kubik dengan kemampuan regasifikasi mencapai 240 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

    Dengan dimulainya penyaluran awal tahun ini, PLI tidak hanya berkontribusi pada pendapatan perusahaan, tetapi juga memainkan peran sentral dalam menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan kerja (safety first).

    Baca juga : Memutus Rantai “Mismatch” di Lampung: Menanti Tuah BLK Industri Agro

    Tags: Berita MigasEnergi NasionalFSRU LampungGas BumiLampungLNG Donggi SenoroPasokan Gas Jawa SumateraPGN GroupPGN LNGPT PGN LNG IndonesiaStok LNG 2026
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Cegah Gajah Keluar Hutan, TNWK Bangun Tanggul dan Pagar Sepanjang Puluhan Kilometer

    Next Post

    Menjemput “Nilai Tambah” di Bumi Ruwa Jurai: Tantangan Hilirisasi Lampung 2026

    Related Posts

    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Apa Perbedaan AMOLED dan IPS LCD: Mana yang Lebih Baik?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Apa Saja Perbedaan 4G dan 5G? Inilah Penjelasan Lengkapnya yang Wajib Anda Ketahui

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version