Lappung – Tim patroli Polresta Bandarlampung amankan 3 remaja, kedapatan bawa sajam hendak tawuran.
Sat Samapta dan Satreskrim Polresta Bandarlampung kembali mengamankan 3 orang remaja berikut senjata tajam (sajam) jenis celurit.
Baca juga : Pemuda di Lampung Utara Setubuhi Remaja 15 Tahun, Ancam Sebar Video Jika Menolak
Ketiga remaja yang terjaring patroli hunting ini ditangkap karena diduga akan melakukan aksi tawuran.
AS (21), VA (19) dan WR (19), ketiganya diamankan oleh tim patroli gabungan di sekitar Jalan Pulau Seram Jagabaya, Way Halim, Bandarlampung, pada Sabtu, 27 Mei 2023 dini hari.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dennis Arya Putra, menjelaskan ketiga remaja ini diamankan saat patroli hunting.
“Mereka ini lagi kumpul kumpul, saat kami datangi sebagian lainnya lari masuk ke gang,” jelas Dennis, Sabtu, 27 Mei 2023.
“Namun kami berhasil mengamankan 3 orang di lokasi,” jelasnya lagi.
Dennis menambahkan, bahwa para pemuda ini saat itu sedang berkumpul sambil meminum minuman keras.
Para remaja itu, kata Dennis, berkumpul tidak jauh dari jembatan yang ada di Jalan Pulau Seram Jagabaya.
Baca juga : Bawa Celurit Hendak Tawuran, 7 Remaja di Bandarlampung Diamankan Polisi
Dan saat hendak didatangi oleh tim patroli gabungan, mereka lari, namun 3 orang remaja berhasil diamankan.
Tim patroli Polresta Bandarlampung amankan 3 remaja, kedapatan bawa sajam hendak tawuran
“Di lokasi ini juga kami mengamankan satu bilah sajam jenis celurit, diduga nantinya akan dipergunakan dalam aksi tawuran,” ucap Dennis.
Selain senjata tajam jenis celurit, petugas juga mengamankan 9 unit sepeda motor milik para pemuda yang ditinggalkan di lokasi.
Baca juga : Hendak Tawuran, 5 Remaja Diamankan Tim Walet Polresta Bandarlampung
Ketiga remaja ini berikut senjata tajam jenis celurit dan 9 unit sepeda motor kini diamankan di Mapolresta Bandar Lampung.
“Kami serahkan ketiganya berikut barang bukti ke satreskrim guna pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Dennis mengimbau kepada orang tua dan sekolah untuk meningkatkan peran serta dalam mendidik dan mengawasi anak-anak mereka.
“Kerja sama yang baik antara polisi, orang tua, dan sekolah sangat penting dalam mencegah terjadinya perilaku negatif pada remaja,” jelasnya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kegiatan yang mencurigakan dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitarnya merupakan kunci penting untuk mencegah kegiatan berbahaya.
Baca juga : Resahkan Warga, Polisi Bubarkan Sekelompok Remaja Nongkrong Tengah Malam





Lappung Media Network