Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Tren Ironis Lebaran: Demi Gengsi Utang Online Jadi Solusi

    Tren Ironis Lebaran: Demi Gengsi Utang Online Jadi Solusi

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    04/04/2025
    in Gaya Hidup
    Tren Ironis Lebaran: Demi Gengsi Utang Online Jadi Solusi

    Ilustrasi pamer emas di momen Lebaran 2025. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Tren ironis Lebaran demi gengsi utang online jadi solusi.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi adanya lonjakan signifikan dalam penggunaan layanan pinjaman daring (pinjol) dan sistem paylater menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

    Baca juga : Catat Tanggalnya, Pesta Lebaran 4 Hari di Pantai Marina Lampung, Tiket Mulai 10 Ribu

    Prediksi ini memunculkan ironi di tengah tradisi perayaan Lebaran yang seharusnya penuh kesederhanaan dan kebersamaan.

    Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa pembiayaan melalui skema Buy Now Pay Later (BNPL) mengalami peningkatan sebesar 31 persen.

    Sementara itu, pembiayaan dari industri pinjol juga tercatat naik hingga 24,16 persen.

    Data ini mengindikasikan adanya pergeseran perilaku konsumtif masyarakat dalam menyambut Lebaran.

    Fenomena ini disoroti oleh Prof Admi Syarif, PhD, seorang dosen dari Universitas Lampung (Unila).

    Baca juga : Garuda, Citilink, AirAsia Tambah Penerbangan Jelang Lebaran di Lampung

    Dalam sebuah catatan pribadinya, ia mengungkapkan keterkejutannya membaca prediksi OJK tersebut.

    Menurutnya, Lebaran kini bagi sebagian masyarakat telah bertransformasi menjadi ajang pamer tahunan.

    “Di Pulau Jawa, kabarnya penyewaan iPhone menjelang Idul Fitri sangat laris.

    “Kredit barang menjadi hal lumrah, mulai dari ponsel, motor, mobil, hingga oleh-oleh, semuanya bisa dicicil lewat paylater di platform e-commerce.

    “Bahkan, ada yang sampai isi kantongnya pun hasil pinjaman dari pinjol. Sungguh ironis,” tulis Prof Admi Syarif, Jumat, 4 April 2025.

    Ia menilai, kemudahan akses pinjaman online tanpa diimbangi edukasi keuangan yang memadai menjadi salah satu penyebab utama kondisi ini.

    Tak heran, banyak anak muda, bahkan mahasiswa, yang terjerat dalam lingkaran pinjol akibat gaya hidup instan, keinginan untuk tampil, dan tekanan sosial.

    Baca juga : Rawan Penyelundupan Jelang Lebaran, Barantin Siaga di Bakauheni

    Menyikapi kondisi ini, Prof Admi Syarif menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga dan pendidikan formal.

    Edukasi mengenai pengelolaan keuangan pribadi, risiko utang, serta pentingnya menabung harus menjadi bagian dari kurikulum pendidikan.

    Selain itu, ia juga menyerukan agar pemerintah bersama OJK memperketat pengawasan terhadap penyedia layanan pinjol dan paylater.

    Transparansi dalam penyampaian risiko dan biaya tersembunyi kepada pengguna juga menjadi hal yang krusial.

    Tren Ironis Lebaran: Demi Gengsi Utang Online Jadi Solusi

    Lebih lanjut, Prof Admi Syarif menyoroti peran strategis pendidikan tinggi dan akademisi.

    “Dunia kampus sejatinya tidak boleh diam. Pendidikan tinggi dan para akademisi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk aktif membentuk pola pikir masyarakat agar melek finansial dan berpikir kritis terhadap gaya hidup konsumtif,” tegasnya.

    Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, riset sosial ekonomi, dan program literasi keuangan kampus, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    Di akhir catatannya, Prof Admi Syarif mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyambut Lebaran dan tidak terjebak dalam euforia sesaat yang berujung pada masalah keuangan di kemudian hari.

    Baca juga : Unpad, UI, Unila: BNI Hadirkan ATM Uang Rp20 Ribu di Kampus-kampus Jelang Lebaran

    Tags: Admi SyarifLampungLebaran 2025OJKPamer LebaranPinjolPinjol LebaranUnila
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Nasim Khan Terima Kunjungan Mitratani Dua Tujuh, Dukung Peningkatan Kesejahteraan Petani

    Next Post

    3 Juta Wisatawan Incar Lampung Saat Lebaran

    Related Posts

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan
    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji dan Tulang Bawang

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved