Lappung – Di tengah pengumuman hasil Seleksi Mandiri (Simanila) 2025 yang kompetitif, Universitas Lampung (Unila) memberikan angin segar bagi calon mahasiswa yang belum beruntung.
Sejumlah pintu belakang atau jalur penerimaan alternatif dibuka, mencakup gelombang kedua untuk 6 program studi (prodi) Sarjana (S1) dan penerimaan 22 prodi Magister (S2) melalui jalur khusus pengalaman kerja.
Baca juga : Tak Cukup Blokir, AI Buatan Mahasiswa Unila Siap Bongkar Orang di Balik Layar Judi Online
Langkah ini menegaskan strategi Unila untuk mengoptimalkan daya tampung sekaligus membuka kesempatan seluas-luasnya tanpa mengorbankan kualitas.
Kesempatan Kedua
Bagi yang belum berhasil lolos di seleksi sebelumnya, Unila secara resmi membuka pendaftaran gelombang kedua yang akan berlangsung pada 21–26 Juli mendatang.
Kebijakan ini diambil setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk mengisi prodi dengan tingkat keterisian di bawah 50 persen.
“Langkah ini merupakan respons cepat terhadap kebijakan pemerintah pusat, selama dilakukan secara transparan,” ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Kamis, 17 Juli 2025
Proses seleksi pada gelombang kedua ini sangat fleksibel.
Peserta bisa menggunakan nilai dari jalur SNMPTN, SBMPTN, atau Semanila yang telah diikuti.
Baca juga : Korban Diksar Maut Mahapel Unila Diautopsi, Polisi Cari Bukti Tambahan
“Bahkan, peserta yang belum mengikuti ketiga jalur tersebut tetap bisa mendaftar menggunakan nilai rapor semester 1–6,” tambah Suripto.
Adapun 6 prodi yang dibuka pada gelombang kedua ini adalah:
- Bahasa Prancis
- Teknik Survei dan Pemetaan
- Teknologi Rekayasa Otomotif
- Ilmu Komputer (PSDKU Way Kanan)
- Akuntansi D3 (PSDKU Way Kanan)
- Perbankan dan Keuangan D3 (PSDKU Lampung)
Tak hanya untuk jenjang sarjana, kesempatan emas juga terbuka lebar bagi para praktisi dan profesional yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2.
Unila membuka penerimaan 22 prodi Magister melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Masa Lampau (RPL) Tipe A.
RPL merupakan jalur pengakuan atas capaian pembelajaran dari pengalaman kerja minimal 5 tahun yang linier dengan prodi tujuan.
“Di semester ganjil ini ada 22 prodi S2 yang dibuka melalui RPL, bertambah 3 dari semester sebelumnya,” timpal Sekretaris LP3M Unila, Dr. Maulana Mukhlis, M.IP.
3 prodi baru yang ditawarkan adalah S2 Teknik Mesin, S2 Ilmu Lingkungan, dan S2 Manajemen Wilayah dan Pesisir Laut, yang disebut memiliki banyak peminat dari kalangan praktisi.
Baca juga : Ombudsman Sentil Unila Soal Keamanan Parkir Mahasiswa
Namun, Dr. Maulana mengingatkan bahwa program ini memiliki sistem studi yang ketat.
“Kami menggunakan sistem blocking. Jika mahasiswa tidak lulus hingga semester 3, maka otomatis akan drop out (DO) karena sistem akan mencoretnya,” tegasnya.
Kontras
Sekadar informasi, langkah pembukaan jalur tambahan ini kontras dengan ketatnya persaingan di jalur Simanila reguler yang hasilnya diumumkan pada Rabu, 16 Juli 2025 lalu.
Dari total 2.761 pendaftar, hanya 1.426 mahasiswa yang diterima, dengan tingkat keketatan mencapai rasio 1:4.
Program studi seperti S1 Ilmu Hukum, S1 Kedokteran, dan S1 Manajemen tercatat sebagai yang paling banyak diminati.
Meski membuka jalur tambahan, Unila memastikan kualitas tetap menjadi prioritas utama.
Baik pada penerimaan gelombang kedua S1 maupun jalur RPL S2, Unila tetap berpegang pada rasio ideal dosen dan mahasiswa maksimal 1:26.
Baca juga : Dibungkam! Konsolidasi Mahasiswa Unila Dibubarkan, LBH: Ini Kesewenang-wenangan





Lappung Media Network