Lappung – Unila kembangkan teh herbal parovia untuk diabetes.
Kabar gembira bagi para penderita diabetes di Lampung!
Baca juga : Mosackle: Camilan Pendamping ASI Inovatif dari Mahasiswa Unila
Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Kelompok Tani Jaya Lestari di Pekon Selapan, Pringsewu, telah mengembangkan teh herbal bernama Parovia.
Parovia diyakini bermanfaat untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Teh herbal ini terbuat dari daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb), yang diolah dengan daun stevia (Stevia rebaudiana) dan daun rosemary (Salvia rosmarinus).
Daun pandan wangi sendiri diketahui kaya akan antioksidan dan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi stres, melindungi tubuh dari penyakit kronis.
Hingga meredakan peradangan, dan menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.
Ketua Tim Pengabdi Masyarakat (PKM) Unila, Zulpakor Oktoba, menjelaskan bahwa ide pembuatan teh herbal Parovia ini muncul dari keprihatinan tim terhadap tingginya angka penderita diabetes di Indonesia.
Baca juga : 2 Pasang Suami Istri Jadi Guru Besar Unila
“Daun pandan wangi selama ini hanya dikenal sebagai penambah cita rasa makanan, padahal potensinya untuk kesehatan sangat besar,” ujar Zulpakor, dilansir pada Selasa, 16 Juli 2024.
Unila Kembangkan Teh Herbal Parovia untuk Diabetes
Inovasi teh herbal Parovia ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi Kelompok Tani Jaya Lestari.
Dalam kegiatan PKM, tim Unila memberikan edukasi dan pelatihan kepada anggota kelompok tani tentang cara mengolah daun pandan wangi menjadi teh herbal, serta strategi pemasarannya.
“Kami ingin memastikan kapasitas masyarakat dan kesejahteraan meningkat, melalui pemberdayaan potensi daun pandan wangi,” ungkap Zulpakor.
Ia berharap, Kelompok Tani Jaya Lestari dapat memproduksi teh herbal Parovia secara mandiri dan menjadikannya produk unggulan desa.
Baca juga : Ivanna Zakiyah. Alumnus Unila Jadi Dosen Bahasa Indonesia di Harvard
Ketua Kelompok Tani Jaya Lestari, Nasrudin, menyambut baik kerjasama dengan Unila ini.
Ia antusias untuk mempelajari cara pembuatan teh herbal Parovia dan memasarkannya kepada masyarakat.
“Kami yakin teh herbal ini akan bermanfaat bagi banyak orang, terutama penderita diabetes,” ujar Nasrudin.
Teh herbal Parovia merupakan bukti nyata kontribusi Unila dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ke depannya, diharapkan kerjasama seperti ini dapat terus terjalin dan menghasilkan produk-produk inovatif lainnya yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Baca juga : Keren! Mahasiswi Unila Juara II Duta Maritim Indonesia Kreatif
