Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Untuk Hajjah Balqis Aliyah Sang Pelita yang Kembali

    Untuk Hajjah Balqis Aliyah Sang Pelita yang Kembali

    by Irzon Dwi Darma
    03/11/2025
    in Gaya Hidup
    Untuk Hajjah Balqis Aliyah Sang Pelita yang Kembali

    Almarhumah Hajjah Balqis Aliyah. Foto: Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Puisi ini adalah sebuah elegi, atau ungkapan duka cita, yang ditulis oleh Mahendra Utama untuk mengenang wafatnya seorang tokoh bernama Hajjah Balqis Aliyah.

    Baca juga : Sang Pengayom dari Timur

    Secara keseluruhan, puisi ini mengekspresikan rasa kehilangan yang mendalam (“Kabar duka datang menyentak kalbu) sekaligus keikhlasan atas takdir Tuhan.

    Almarhumah digambarkan sebagai sosok bunda dan pelita, yang menyiratkan bahwa beliau adalah figur yang penyayang, pengayom, dan menjadi panutan bagi orang-orang di sekitarnya.

    Nuansa keislaman sangat kental, yang ditunjukkan melalui penggunaan frasa “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” dan keyakinan bahwa kematian adalah kepulangan kepada Sang Pencipta (menjemput cinta-Nya).

    Lebih dalam, puisi ini memuat kenangan akan sifat-sifat mulia almarhumah serta doa-doa tulus untuknya dan keluarga yang ditinggalkan.

    Penulis mengenang Hajjah Balqis Aliyah sebagai pribadi yang lembut (wajahmu cermin kelembutan) dan bijaksana (kata-katamu mutiara hikmah).

    Doa-doa yang dipanjatkan sangat lengkap, mencakup harapan agar amalnya diterima, dosanya diampuni, kuburnya dilapangkan, dan ditempatkan di surga.

    Baca juga : Mengurai Dinamika Ekonomi Jember: Antara Krisis dan Peluang

    Selain mendoakan almarhumah, puisi ini juga secara khusus menyebut dan mendoakan keluarga yang berduka, yaitu H. M Nasim Khan dan anak-anak almarhumah, agar diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

    Untuk Hajjah Balqis Aliyah Sang Pelita yang Kembali

     

    Kabar duka datang menyentak kalbu,

    Menjadi titipan Yang Maha Kuasa.

    Hajjah Balqis Aliyah, sang bunda,

    Telah berpulang, menjemput cinta-Nya.

     

    Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un,

    Sungguh kita milik-Nya, dan pada-Nya kembali.

    Doa untuk H. M Nasim Khan,

    Semoga ketabahan menyinari harimu.

     

    Wajahmu, Ibu, cermin kelembutan,

    Sepanjang hayat dirahmati Ilahi.

    Kata-katamu mutiara hikmah,

    Kini tenang dalam damai abadi.

     

    Al-Fatihah untuk jenazahmu, Bunda,

    Semoga amal ibadah Kau terima.

    Dihapuskan dosa, dilapangkan kubur,

    Dan ditempatkan di Surga-Nya yang mulia.

     

    Kau tinggalkan cerita, kau tinggalkan doa,

    Pada anak-anakmu yang terus berjuang.

    Semoga Allah SWT melimpahkan sabar,

    Menguatkan hati di dalam ujian.

     

    Selamat jalan, Ibu… Telah selesai kewajiban,

    Kembali pada Ilahi, Sang Maha Pemurah.

    Damaimu kekal di sisi-Nya,

    Sementara kami di sini, mendoakan terangkai indah.

     

    Penulis: Mahendra Utama

    Baca juga : Aktivis Chaerudin Affan Jabat Komisaris Anak Usaha Pelindo

    Tags: BelasungkawaBerita DukaDuka CitaElegiHajjah Balqis AliyahInna LillahiKabar DukaKenangan Hajjah Balqis AliyahMahendra UtamaMeninggal DuniaNasim KhanPuisiPuisi Duka CitaTokoh WafatWafat
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Sakit Hati Dituduh Selingkuh, Pria di Lampung Habisi Mantan Istri

    Next Post

    Area Makam Disemen, Menteri LH Sebut Kasus Cengkeh Radioaktif Lampung Selesai

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

    28/05/2026
    Gaya Hidup

    Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

    26/05/2026
    Gaya Hidup

    10 Cara Menurunkan Berat Badan Alami dan Sehat dalam 30 Hari: Terbukti Efektif!

    25/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Beasiswa Desa Wonomarto: BUMDes dan Sumbangan Warga untuk SDM Unggul

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Cocoa Academy Bisa Jadi Solusi Cerdas Kakao Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Wajib Dibeli: Murah dan Tahan Lama!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Jerat ke Kehidupan: Kisah Penyelamatan dan Peran Pemprov Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version