Lappung – Pelaku utama kasus bentrokan di Pesisir Barat berhasil ditangkap polisi.
Polres Pesisir Barat berhasil mengamankan terduga pelaku pengeroyokan atau penganiayaan terhadap 6 orang yang mengakibatkan luka, pada Selasa, 15 Agustus 2023.
Baca juga : Masih Belasan Tahun, 4 Pelaku Pengeroyokan di Bandarlampung Dibekuk Polisi
Kejadian itu terjadi di Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, membenarkan soal informasi penangkapan pelaku utama tersebut.
Ia menjelaskan, pasca kejadian bentrokan antar warga di Pekon Marang, polisi telah mengumpulkan dan mengambil keterangan saksi-saksi.
“Kurang lebih 10 orang kami amankan, di mana salah satunya diduga pelaku utama pengeroyokan dan penganiayaan.
“Adapun beberapa yang diamankan lainnya masih didalami peran di dalam insiden tersebut,” ujar Alsyahendra, Jumat, 18 Agustus 2023.
Baca juga : Sapu Bersih Premanisme, Polsek Gunung Sugih Bekuk Pelaku Pengeroyokan
Pelaku, sambungnya, berhasil diamankan di mess PT KCMU tanpa melakukan perlawanan.
Pelaku utama bentrokan di Pesisir Barat ditangkap
“Dan untuk pelaku DKN sudah mengakui perbuatannya saat ini masih kita lakukan pendalaman untuk dilakukan pengembangan untuk mencari dalang sebenarnya,” jelas dia.
Pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat untuk menyerahkan sepenuh perkara ini kepada kepolisian.
Dan tidak melakukan tindakan kontra produktif atau main hakim sendiri.
Baca juga : Aniaya Pencuri Alpukat hingga Tewas, Pria di Marga Sekampung Lampung Timur Ditangkap
“Saya sampaikan kepada para pelaku lainnya agar kooperatif menyerahkan diri kepada kepolisian untuk diambil keterangannya.
“Juga bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai aturan hukum yang berlaku dalam tempo waktu yang singkat,” tegasnya.
Sebelumnya, sedikitnya 4 orang luka berat akibat luka bacok dalam bentrokan antara warga dengan pihak perusahaan sawit PT Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU).
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dipicu penjarahan tandan sawit oleh satu kelompok masyarakat.
Sementara pihak PT Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU) marah karena beberapa waktu terakhir sering terjadi penjarahan.
Tidak hanya warga mengalami luka, namun terdapat kendaraan milik warga tanpa nomor polisi ikut dibakar.
Baca juga : 2 Pelaku Pengeroyok Anggota TNI di Bandarlampung Ditangkap, Berawal dari Saling Tatap





Lappung Media Network