Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Metropolitan » Adi Prayitno Sikapi Pernyataan Puan Maharani

    Adi Prayitno Sikapi Pernyataan Puan Maharani

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    06/11/2023
    in Metropolitan
    Adi Prayitno Sikapi Pernyataan Puan Maharani

    Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Foto : Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Adi Prayitno sikapi pernyataan Puan Maharani soal kawan dan lawan. 

    Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, memberikan respons terhadap pernyataan Puan Maharani.

    Baca juga : Ganjar Pranowo Safari Politik di Lampung

    Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengenai dinamika hubungan politik di Indonesia.

    Pada sebuah acara diskusi politik, Adi Prayitno memberikan komentarnya mengenai pernyataan Puan Maharani yang menyebut tentang hubungan antara kawan lama yang menjadi lawan baru dalam politik.

    Menurut Adi, konsep kawan dan lawan dalam politik seharusnya dipahami secara dinamis. 

    “Secara prinsip, memaknai politik itu biasa-biasa saja, karena di dalam politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi.

    “Yang ada hanyalah kepentingan yang abadi,” ungkapnya, Senin, 5 November 2023. 

    Ia menekankan bahwa dalam dunia politik, kerap terjadi pergeseran aliansi dan persepsi mengenai siapa yang dianggap kawan atau lawan. 

    “Politik tidak perlu dijadikan sebagai arena konflik yang berlebihan. Hari ini teman bisa menjadi lawan, dan lawan hari ini bisa menjadi kawan besok,” lanjutnya.

    Baca juga : Demo Tolak Dinasti Politik. Gibran: Salahku Opo?

    Adi Prayitno juga menyoroti perilaku pasca-pemilihan umum di mana baik pihak yang menang maupun yang kalah seringkali bersedia untuk berkolaborasi demi kepentingan. 

    Namun, ia juga menyoroti sebagian masyarakat yang terjebak dalam konflik politik yang intens.

    Sementara elit politik yang mereka dukung terkadang lebih fokus pada pemeliharaan kekuasaan.

    “Iya toh, ya toh, gak bahaya tah,” kata Adi Prayitno, menggambarkan pandangan lebih santai terhadap dinamika politik yang terkadang tidak dapat dihindari.

    Pernyataan Adi Prayitno ini mencerminkan pemahaman yang lebih luas tentang politik di Indonesia.

    Di mana konsep kawan dan lawan tidak selalu statis, dan kepentingan politik seringkali menjadi faktor utama yang memengaruhi dinamika politik di tanah air.

    Kawan Jadi Lawan

    Page 1 of 2
    12Next
    Tags: Adi PrayitnoDirektur EksekutifGibran Rakabuming RakaParameter Politik IndonesiaPDIPPemilu LampungPilpres LampungPolitik LampungPrabowo GibranPuan Maharani
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Tertinggi Nasional. ABG Lampung Perokok

    Next Post

    3 Situs Lampung Cagar Budaya Nasional

    Related Posts

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar
    Metropolitan

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar

    09/02/2026
    "Gentengisasi" Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?
    Metropolitan

    “Gentengisasi” Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?

    05/02/2026
    Fahri Hamzah Tinjau Muara Angke: Dorong Konsep Rumah Panggung Nelayan
    Metropolitan

    Wamen PKP Pastikan Hunian Pesisir Muara Angke Layak

    31/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved