Sebelumnya, Puan Maharani, mengungkapkan pandangannya terkait persaingan politik dalam sebuah postingan X @puanmaharani_ri, yang dilihat pada Senin, 6 November 2023.
Pernyataannya ini muncul setelah meresmikan Tim Pemenangan Daerah yang mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Timur.
Baca juga : Awas! 10 Larangan Pose ASN di Pemilu 2024
Dalam postingan tersebut, Puan Maharani menyebut bahwa dalam 100 hari ke depan, mereka akan menghadapi kawan lama yang sudah jadi lawan baru.
Pernyataan tersebut memunculkan tanda tanya mengenai siapa yang dimaksud dengan kawan lama yang menjadi lawan baru.
Puan Maharani juga mengakui bahwa Jawa Timur merupakan basis perebutan suara dari 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Ia meminta seluruh kader partai dan relawan untuk bersiap-siap menghadapi pertarungan sengit di sana.
Dirinya pun mengajak seluruh kader partai dan simpul relawan di Jawa Timur bersiap menghadapi pertarungan.
“Suara di Jawa Timur akan menjadi rebutan,” kata Puan.
Adi Prayitno sikapi pernyataan Puan Maharani soal kawan dan lawan
Meskipun Puan Maharani tidak secara eksplisit menyebutkan nama lawan baru tersebut.
Beberapa pihak mengaitkan pernyataannya dengan sosok Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Gibran juga merupakan kader PDIP yang menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto dari Koalisi Indonesia Maju atau KIM.
Setelah deklarasi capres-cawapres, Gibran telah berpamitan dengan Puan. Namun, tak ada pernyataan resmi dari partai soal pemecatan Gibran.
Jokowi disebut-sebut terlibat dalam menempatkan Gibran sebagai cawapres Prabowo, yang menyebabkan hubungannya merenggang dengan PDIP.
Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, juga menjadi Ketua Umum PSI, salah satu partai pengusung Prabowo-Gibran.
Baca juga : Resmi! KPU Lampung Tetapkan 952 Caleg Masuk DCT. 2 TMS





Lappung Media Network