Lappung – Lampung Tengah dan Pesawaran jadi kandidat kabupaten antikorupsi.
Provinsi Lampung tengah bertransformasi menjadi garda depan dalam perang melawan korupsi.
Baca juga : 30 Desa Terpilih Akan Jadi Model Antikorupsi di Jatim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai tahap observasi terhadap 2 kabupaten di Lampung, yakni Pesawaran dan Lampung Tengah.
Keduanya menjadi kandidat kuat untuk menyandang predikat Kabupaten dan Kota Antikorupsi tahun 2025.
Dalam sebuah acara sosialisasi yang digelar di Gedung Pusiban, Selasa, 30 Juli 2024, Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, menyambut baik inisiatif KPK ini.
Menurutnya, program ini bukan sekadar membangun sistem baru, melainkan upaya nyata untuk mengkampanyekan budaya integritas di seluruh lapisan masyarakat.
“Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam upaya kita menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani,” tegas Samsudin.
Baca juga : Provinsi Lampung Berhasil Keluar dari Status Desa Tertinggal
19 Indikator Jadi Acuan
Sementara, KPK telah menetapkan 19 indikator yang akan menjadi acuan dalam penilaian.
Mulai dari transparansi pengelolaan anggaran, partisipasi masyarakat dalam pengawasan, hingga penerapan nilai-nilai antikorupsi dalam budaya kerja.
“Kami melihat potensi besar di Lampung. Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.
“Kami yakin Lampung bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kumbul Kuswidjanto Sudjadi.
Lampung Tengah dan Pesawaran Jadi Kandidat Kabupaten Antikorupsi
Baca juga : Lampung Barat Genjot Kemampuan Aparatur Pekon Lewat Bimtek Smart Village
Beberapa indikator kunci yang akan dievaluasi antara lain:
- Transparansi: Seberapa transparan pemerintah daerah dalam mengelola anggaran dan memberikan informasi publik?
- Partisipasi Masyarakat: Sejauh mana masyarakat terlibat dalam mengawasi penggunaan anggaran dan melaporkan dugaan korupsi?
- Integritas Birokrasi: Apakah birokrasi telah menerapkan sistem reward and punishment yang efektif untuk mendorong perilaku antikorupsi?
- Pelayanan Publik: Seberapa baik kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah daerah?
Dengan terpilihnya Pesawaran dan Lampung Tengah sebagai kandidat, harapan besar kini tertuju pada kedua kabupaten ini.
Meskipun optimisme tinggi, perjalanan menuju Kabupaten/Kota Antikorupsi tidaklah mudah.
Tantangan terbesar adalah mengubah mindset dan budaya yang sudah tertanam.
Namun, dengan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga penegak hukum, target ini bukan tidak mungkin untuk dicapai.
Baca juga : 2 Pejabat Dinas Perkim Lampung Utara Dibui





Lappung Media Network